Saat babak awal operasi tempur Rusia di Ukraina diramaikan dengan kabar pengiriman drone kamikaze (loitering munition) Switchblade dari Amerika Serikat. Namun, sejak invasi Rusia yang dimulai sejak 24 Februari 2022, belum ada bukti otentik penggunaan drone andalan US Special Operations Command (SOCOM) tersebut, sampai kemudian muncul sebuah postingan dalam video pendek di akun Twitter. (more…)
Meski kondang sebagai manufaktur Main Battle Tank (MBT) dan sistem pertahanan udara. Namun, Rheinmetall dari Jerman sejatinya juga memproduksi drone, lebih tepatnya drone intai yang diberi label Luna – Luna UAS dan Luna NG. Dan seiring perubahan lanskap pertahanan di Eropa, Rheinmetall kini tengah mengembangkan Luna sebagai drone kombatan (UCAV) yang dapat melakukan serangan ke posisi lawan. (more…)
Setelah sebelumnya meluncurkan drone kamikaze Shahed-191 dari Toyota Tundra, masih di tangan Korps Pengawal Revolusi Iran, kembali merilis drone kamikaze jenis lain. Dari video pendek yang dirilis di jaringan media sosial Twitter, loitering munition terbaru Iran yang diberi label Meraj-532, sukses lepas landas dari Toyota Tundra yang melaju kencang. (more…)
Berjarak sekitar 200 km dari Moskow, pada hari Minggu, 26 Maret 2023, sebuah drone kamikaze Strizh (Tupolev Tu-141) berhasil dieliminasi oleh sistem pertahanan udara Rusia di wilayah Tula. Namun, Tu-141 bukan jatuh karena ditembak, melainkan berhasil dijatuhkan berkat kemampuan jamming dari Pole-21 electronic warfare systems. (more…)
Pengembangan teknologi drone di Turki tak hanya berkutat pada solusi dari Baykar Makina dan Turkish Aerospace Industries (TAI). Sebuah perusahaan swasta Turki, Robit Teknoloji telah mengembangkan jenis drone kamikaze (loitering munition) yang diberi label “Azab”, yang dipersepsikan bakal memberi azab bagi musuh-musuh Turki. (more…)
Rudal hanud Starstreak dengan kecepatan luncurnya yang mencapai Mach 4, sontak menjadi momok yang menakutkan oleh jet tempur, helikopter dan drone Rusia yang terbang rendah saat beroperasi di wilayah Ukraina. Namun, belum lama ada kabar, bahwa ranpur peluncur rudal buatan Inggris itu terkena serangan drone kamikaze Rusia, Lancet. (more…)
Seperti kami beritakan sebelumnya, di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk pertama kalinya Rusia dan Ukraina sejak pecah perang, memamerkan persenjataannya dalam satu event (beda paviliun) Yang menarik, kedua negara sama-sama menawarkan produk andalan, yakni drone kamikaze (loitering munition). (more…)
Drone kamikaze Rusia di IDEX 2023 (Photo by Ryan Lim/AFP via Getty Images)
Untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, perusahaan Rusia dan Ukraina memamerkan produk persenjataan mereka secara berdekatan di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Iran dan Rusia diwartakan tengah memulai tahapan pembangunan pabrik drone di wilayah Rusia yang dapat memasok lebih dari 6.000 drone rancangan Iran untuk perang di Ukraina. Delegasi Iran berpangkat tinggi telah terbang ke Rusia pada awal Januari guna mengunjungi lokasi di mana pabrik tersebut direncanakan akan dibangun. (more…)
Pada umumnya drone kamikaze (loitering munition) yang telah diluncurkan tak dapat kembali kepada ‘majikannya’. Drone kamikaze hakekatnya dirancang ‘sekali pakai’ dengan terbang mengintai hingga akhirnya ikut hancur bersama sasarannya. Namun, banyak kejadian, dimana atas beragam alasan, serangan drone seharusnya dibatalkan. (more…)