Category: Bomber

Spektakuler! Pembom Tu-95 Bear Terbang Langsung dari Vladivostok ke Biak

Untuk pertama kali dalam sejarah, pesawat pembom legendaris AU Rusia Tu-95 Bear mendarat secara resmi di Indonesia. Pembom turboprop ini sangat layak disebut legendaris, pasalnya dibangun di awal-awal era Perang Dingin dan sampai saat ini pamornya tak pudar, bahkan masih jadi andalan kekuatan pembom dari Negeri Tirai Besi. Dan pada Selasa siang (5/12/2017), dua unit Tu-95 mendarat di Bandara Frans Kaisiepo, Biak. (more…)

AC-235 Gunship: Sang Penggebuk Berbasis Pesawat Angkut Sedang

Di Dubai AirShow 2017, Airbus Defence and Space (ADS) menampilkan pesawat C-295 versi Armed ISR (Intelligence Surveillance & Reconnaissance), karena ada embel-embel kata “armed” maka bisa dipastikan inilah gunship terbaru yang dirilis pihak ADS. Namun flashback ke tahun 2011, titisan dari senior C-295, yakni C/N-235 sudah mengangkasa sebagai gunship yang eksis di Timur Tengah, persisnya menyandang label AC-235. (more…)

Xian H-6K: Pembom Strategis Andalan Militer Cina, Ikut ‘Meronda’ di Laut Cina Selatan?

Banyak cara bagi militer Cina untuk menunjukkan tajinya di kawasan Laut Cina Selatan (LCS), mulai dari penggelaran kapal induk, drone penyerang (UCAV), kapal selam nuklir, dan kapal perusak dapat dikerahkan sewaktu-waktu untuk ‘menakut-nakuti’ negara yang berselisih dengan Beijing. Seperti baru-baru ini muncul kabar bahwa pembom strategis supersonic Xian H-6 tengah meronda kawasan LCS. (more…)

P-3C Orion: Kombinasi Apik dari Pesawat Intai Maritim, Pemburu Kapal Selam, dan SAR di Laut Lepas

Suatu hari ada seorang kawan yang bertanya, apakah jenis pesawat intai milik asing yang paling sering wara-wiri di atas udara Indonesia? Jawaban pastinya tentu ada di tangan pihak yang berwenang seperti Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional), namun bila ditakar dari kehadiran pesawat intai yang mampir dan melintas secara ‘resmi’ dengan pemberitahuan, maka sosoknya akan mengerucut pada P-3C Orion, jenis pesawat intai maritim jarak jauh, sekaligus pembasmi kapal selam produksi Lockheed Martin. (more…)

KRI Hang Tuah: Terkena Serangan Bom, Inilah Korvet Yang Karam di Lepas Pantai Balikpapan

Selama 72 tahun pengabdian TNI AL, sudah ratusan kapal perang dari berbagai jenis yang ‘datang dan pergi’ untuk mengawal kedaulatan Laut NKRI. Melalui proses waktu, kebanyakan kapal dipensiunkan karena usia tua, lainnya ada yang terpaksa pensiun akibat kecelakaan di lautan. Namun adakah kapal perang TNI AL yang karam atau tenggelam akibat serangan lawan? Jawabannya ada, insiden yang menimpa KCT (Kapal Cepat Torpedo) KRI Matjan Tutun 650 (Jaguar Class) di Laut Arafuru pada 15 Januari 1962 adalah buah dari serangan kombinasi meriam kapal perang AL Kerajaan Belanda. Lain dari itu? (more…)

OV-10 Bronco Beraksi di Marawi, Ingatkan Kenangan Pada Si “Kuda Liar” Pelibas GPK

Jumat, 1 Juni 2017, perhatian kita sejenak beralih ke Marawi, kawasan konflik di Pulau Mindanau, Fililpina. Pasalnya dalam babakan ground attack yang dilakukan AU Filipina atau Philippine Air Force (PAF) muncul sosok yang amat lekat dalam legenda pesawat COIN (Counter Insurgency) Indonesia. Ya, PAF mengerahkan OV-10 Bronco untuk serangan udara ke permukaan ke basis perkubuan kelompok Maute pro ISIS di Marawi. Bronco milik PAF dengan cat cocor merah pada moncongnya terlihat jelas melepaskan bom MK82 untuk direct target.

(more…)

AGM-88B/E HARM, Lawan Tanding Rudal Anti Radar Kh-31P TNI AU

Dalam babak awal serangan udara ke permukaan, penghancuran fasilitas radar dan sarana berbasis elektronik menjadi prioritas utama untuk segera ditaklukan. Penghancuran radar, terutama radar hanud (pertahanan udara) dengan kemampuan GCI (Ground Control Intercept) menjadi mutlak dilakukan, pasalnya radar inilah yang berperan aktif ‘membimbing’ jet tempur lawan, belum lagi peran radar GCI sebagai integrator IFF (Identification Friend or Foe) pada beragam sistem senjata hanud titik (rudal/kanon) dan hanud terminal (pesawat tempur). (more…)

Tupolev Tu-2 Bat: Pembom Propeller TNI AU Yang Terlupakan

2

Tupolev adalah legenda besar bagi TNI AU, namanya begitu masyur mewakili kehadiran pembom jet jarak jauh Tu-16 pada dekade 60 dan 70-an di Indonesia. Meski terkesan terlupakan, namun sejarah telah mencatat tak hanya Tu-16 yang dirilis Tupolev di Indonesia, justru jauh sebelum hadirnya Tu-16, TNI AU (d/h AURI) telah mengoperasikan pembom medium Tu-2, yang oleh NATO diberi kode Bat. (more…)