Category: Berita Update Alutsista

Palindo Marine PC-28: Kapal Patroli Cepat Litoral dengan Teknologi RCWS

2016-04-20_pori

Rasanya miris saat mendengar ada kapal patroli TNI AL yang diserang preman di Perairan Tanjung Balai Asahan. Tepatnya pada 22 Januari lalu, KAL Boa (eks KRI Boa 807) diserang sekelompok preman ketika sedang mengejar kapal pengangkut pakaian bekas ilegal. Dalam aksi penyerangan, awak KAL telah memberikan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan oleh kawanan 60 preman yang menggunakan empat kapal motor. Dengan dihujani bom Molotov, justru KAL Boa yang harus menjaga jarak sampai harus merapat ke alur darat untuk keluar dari kepungan preman. (more…)

Tatrapan 6×6: Ini Dia! Keluarga Baru Heavy Truck Offroad Marinir TNI AL

maxresdefault

Selain keberadaan ranpur amfibi, hadirnya keluarga heavy truck Tatra memberi warna sendiri dalam etalase kesiapan operasi Korps Marinir TNI AL. Dengan wilayah penugasan yang tergolong menantang, adanya truk bermuatan besar plus punya kemampuan offroad menjadi suatu keharusan bagi Marinir. Setelah sebelumnya hadir Tatra T813 Kolos dan Tatra T815-7, keluarga Tatra pada Marinir bertambah dengan rantis Tatrapan 6×6. (more…)

Aligator 4×4 Master: Rantis Amfibi, Pendukung Observasi Tembakan RM70 Vampir Marinir

1

Selain keberadaan truk Tatra T815-7, ada rantis (kendaraan taktis) lain yang menarik perhatian saat uji fungsi medan dan uji penembakkan MLRS (Multi Launch Rocket System) RM70 Vampir milik Korps Marinir TNI AL. Saat uji fungsi medan yang dilangsungkan di Puslatpur Marinir Baluran, Karang Tekok, Situbondo, Jawa Timur, Batalyon Roket Resimen Artileri (Menart) turut menyertakan rantis baru jenis Aligator dan Tatrapan.

(more…)

Intip Uji Fungsi Medan RM70 Vampir Batalyon Roket Resimen Artileri Marinir TNI AL

9

Guna meningkatkan kesiapan tempur, latihan berkelanjutan menjadi resep untuk membentuk prajurit yang profesional dan berkualitas. Terlebih saat kedatangan alutsista baru, adaptasi diperlukan agar awak terbiasa dengan senjata barunya. Setelah di bulan Juni lalu dilangsungkan uji tembak MLRS (Multi Launch Rocket System) RM70 Vampir 122 mm, kemarin (12/7/2016) bertempat di Puslatpur Marinir Baluran, Karang Tekok, Situbondo, Jawa Timur, Batalyon Roket Resimen Artileri (Menart) Korps Marinir menggelar uji fungsi medan pada RM70 Vampir.

(more…)

LAPAN LSU-03 NG: Siap Perkuat Kemampuan Intai Kodam di Perbatasan

IMG-20160709-WA0006

Selain drone Wulung yang telah beroperasi, di Indonesia ada beberapa jenis prototipe fixed wing UAV (Unmanned Aerial Vehicle) produksi Dalam Negeri yang masuk kategori ‘papan atas,’ sebut saja LSU-05, OS-Wifanusa dan Super Drone. Ketiganya punya kapabilitas yang lumayan baik dari sisi jarak jangkau, endurance dan payload. Namun guna menyesuaikan kebutuhan pasar, institusi pengembang drone menyajikan beberapa alternatif varian drone agar match dengan kebutuhan operasi dan tentunya budget. (more…)

Kemhan Siap Datangkan 20 Unit Radar Multi Mode Untuk T-50i Golden Eagle TNI AU

t-50-i-tni

Skadron Udara 15 TNI AU yang bermarkas di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur memang punya tugas khas, pasalnya arsenal alutsista di skadron ini punya peran ganda, yakni ‘rumah’ dari pesawat tempur taktis yang sekaligus berperan sebagai pesawat latih lanjut bagi kadet pilot fighter. Meneruskan jejak Hawk MK53, kini Skadron Udara 15 menjadi armada jet tempur buatan Korea Aerospace Industries (KAI), T-50i Golden Eagle.

(more…)

Sniper Advanced Targeting Pod: Perangkat Intai dan Penjejak Sasaran Untuk F-16 C/D Block 52ID TNI AU

m02010120200002

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan TNI AU nampak serius melengkapi kemampuan F-16 C/D Block 52ID agar dapat beroperasi optimal mengawal ruang udara NKRI. Selain program pemasangan drag chute (rem parasut) dan persetujuan DPR RI untuk paket pengadaraan rudal udara ke udara jarak menengah AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium Range Air-to Air Missile), dalam daftar belanja alutsista periode 2016 – 2019 juga disebutkan rencana pengadaan perangkat targeting pod untuk F-16 Fighting Falcon.

(more…)

“Menghadapi” Cina dengan Senjata Buatan Cina

KRI Layang 635 saat menembakkan rudal C-802.
KRI Layang 635 saat menembakkan rudal C-802.

Pemerintah Cina memang dengan tegas mengakui Kepulauan Natuna sebagai bagian dari wilayah NKRI, tapi lain hal dengan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) di Perairan Natuna. ZEE RI yang berada bersinggungan dengan Laut Cina Selatan itu sebagian areanya dianggap sebagai traditional fishing zone oleh Cina, padahal dalam hukum laut internasional tak dikenal istilah traditional fishing zone. Klaim sepihak dari Cina ini beberapa kali menjadi sumber ketegangan hubungan diplomatik antara Jakarta dan Beijing. (more…)