Category: Berita Matra Udara

“Nurtanio” Jadi Nama Resmi Prototipe N-219 dari Presiden Jokowi

Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, pada 10 November 2017 bertempat di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma, prototipe pesawat pertama N219 karya anak bangsa hasil kerjasama PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan LAPAN diberikan nama oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pemberian nama “Nurtanio” diambil dari nama Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di Tanah Air sejak tahun 1946. (more…)

Duh! Setelah KFX/IFX, Kini Giliran Pengadaan Satelit Militer Indonesia Dinilai ‘Bermasalah’

Setelah kabar proyek jet tempur KFX/IFX yang bikin geger beberapa hari lalu, warganet pemerhati alutsista kembali dibuat heboh dengan pemberitaan di salah satu harian nasional, poinnya mirip meski tidak sama, yakni terkait soal keterlambatan pembayaran, diwartakan bahwa Indonesia tak kunjung melakukan pembayaran uang muka untuk proyek pengadaan satelit militer dari Airbus Defence and Space (ADS). (more…)

Grumman G-21 Goose: Pesawat Intai Amfibi Ringan TNI AU, Pernah Jadi Arsenal Skadron Udara 5

Bila saat ini kita tengah berharap agar bisa kembali mengoperasikan pesawat angkut/intai amfibi, maka di masa lalu TNI AU setidaknya sudah pernah merasakan menjadi operator PBY-5A Catalina dan Grumman UF-2 Albatross. Keberadaan dua tipe pesawat amfibi tersebut menyiratkan perhatian serius pemerintah pada gelar pesawat berkemampuan amfibi, khususnya dalam mendukung operasi di perbatasan. Namun, apakah hanya Catalina dan Albatross yang menjadi arsenal pesawat amfibi TNI AU? (more…)

Oerlikon Skyranger: Sistem Hanud ‘Tactical Response’ Untuk Natuna

Dalam suatu presentasi di Jakarta belum lama ini, Kolonel Stefan Schädler, Vice President Sales Asia Rheinmetall Air Defence memaparkan konsep pertahanan udara (hanud) komposit untuk melindungi ruang udara di Pulau Natuna. Seperti telah diulas dalam artikel berjudul “Inilah Solusi Rheinmetall Air Defence Untuk Pertahanan Udara Di Natuna,” sistem hanud komposit terdiri dari rudal hanud jarak sedang, rudal hanud SHORAD MANPADS, FCU (Fire Control Unit) kanon Oerlikon Skyshield 35 mm dan Skyranger. (more…)

Akibat Indonesia Telat Bayar dan KAI Kesulitan Modal, Proyek Jet Tempur KFX/IFX Terancam Ditunda?

Meski telah dituangkan dalam kesepakatan, kerja sama antara Korea Selatan dan Indonesia untuk produksi jet tempur generasi 4.5 KFX/IFX terbilang banyak menghadapi tantangan, poin terbesarnya adalah merujuk ke pendanaan dan izin lisensi yang belum diberikan oleh Amerika Serikat selaku penyuplai jeroan di pesawat tempur masa depan tersebut. Harapan tentu harus dijunjung setinggi langit, namun belum lama tersiar kabar bahwa karena ‘faktor’ Indonesia proyek KFX/IFX mungkin mengalami penundaan (lagi). (more…)

Belum Termasuk Rudal AMRAAM, Kontrak Pengadaan NASAMS Untuk Indonesia Bernilai US$77 Juta

Kontrak pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (Norwegian Advanced Surface to Air Missile) untuk Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU disebut-sebut telah ditandatangani antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Kongsberg pada bulan Juni 2017. Untuk membiayai pembelian NASAMS, Indonesia mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Exim Norwegia senilai lebih dari US$100 juta. Pihak Kongsberg secara resmi baru hari ini (31/10/2017) mengeluarkan siaran pers terkait pengadaan rudal MERAD (Medium Range Air Defence) tersebut. (more…)

Goose Neck Flare: Alat Bantu Navigasi Darurat di Lanud Iswahjudi

Peralatan navigasi yang ada di pangkalan udara TNI AU tak melulu harus menghadirkan sesuatu yang serba canggih, sebab dalam kondisi darurat, boleh jadi yang akan berguna banyak adalah alat bantu navigasi (albanav) lansiran era Perang Dunia II ini. Yang dimaksud adalah Goose Neck Flare, alat dengan desain mirip leher angsa ini besar fungsinya, terutama untuk menerangi landas bagi pesawat tempur yang akan melakukan proses take off dan landing, khususnya pada operasi terbang malam. (more…)

Oerlikon Revolver Gun MK3: Varian Terbaru Kanon Skyshield Untuk Denhanud Paskhas TNI AU

Sukses dalam beberapa kali uji penembakkan membuat Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas cukup puas dengan kinerja kanon Oerlikon Skyshield 35 mm. Bahkan di HUT RI Ke-71 tahun 2016, Fire Control Unit (FCU) yang terdiri dari dua pucuk Skyshield dipercaya untuk mengamankan wilayah obyek vital Istana Negara dan Lapangan Monumen Nasional. Berita terakhir terkait kanon buatan Swiss ini tentu sangat menyenangkan bagi pihak manufaktur, pasalnya KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam pernyataannya di beberapa media telah mengungkapkan rencana untuk menambah pengadaan kanon Skyshield untuk memperkuat hanud di Lanud-Lanud strategis. (more…)

FC-31 Gyrfalcon, Mungkinkah Dilirik Bila Proyek KFX/IFX Mandeg?

Punya nilai prestis dan untuk pengadannya membutuhkan waktu lama serta biaya sangat besar, menjadi ciri khas dari proses pembelian jet tempur baru. Lepas dari momen pengadaan Sukhoi Su-35 yang penuh liku dan kini kabarnya tinggal menanti momen penandatanganan kontrak pembelian, Indonesia disisi lain terus mematangkan pengembangan teknologi jet tempur generasi 4.5 KFX/IFX bersama Korea Selatan. (more…)