Category: Berita Matra Laut

Leonardo A244/S Mod.3, Torpedo Canggih untuk Helikopter AKS AS565 MBe Panther TNI AL

Bila tiada aral melintang, pada September mendatang Puspenerbal TNI AL akan menerima unit perdana dari dua helikopter AS565 MBe Panther full set AKS (Anti Kapal Selam) dari PT Dirgantara Indonesia. Selain akan dilengkapi dipping sonar DS-100 HELRAS (Helicopter Long-Range Active Sonar) buatan L-3 Ocean Systems, kedua AS565 MBe Panther juga akan mengusung torpedo ringan jenis baru, yaitu A244/S Mod. 3 Whitehead besutan Leonardo Spa. (more…)

K745 Blue Shark, Inilah Torpedo pada Helikopter AW159 Wildcat AL Filipina

Menyambung berita sebelumnya tentang kedatangan dua helikopter anti kapal selam AL Filipina, AW154 Wildcat. Disebutkan bahwa paket pengadaan helikopter canggih tersebut sudah mencakup torpedo untuk melibas kapal selam. Yang unik, pilihan adopsi torpedo untuk Wildcat Filipina adalah K745 Blue Shark buatan LIGNex1, Korea Selatan. Padahal Leonardo sebagai manufaktur Wildcat juga punya produk torpedo ringan yang lebih kondang, yaitu A244S Mod 3, jenis torpedo yang diakuisisi TNI AL untuk helikopter AKS AS556 MBe Panther. (more…)

AL Filipina Terima AW159 Wildcat, Helikopter Anti Kapal Selam dengan Radar AESA

Bicara tentang helikopter dengan kemampuan anti kapal selam (AKS), rupanya ada sedikit persamaan antara Indonesia dan Filipina. Indonesia lewat Puspenerbal nantinya akan menerima dua unit helikopter AS565 Mbe Panther dengan kemampuan full AKS (dari 11 unit helikopter Panther yang dipesan). Sementara Filipina sejak Maret 2016 telah menandatangani kontrak pengadaan dua unit Leonardo (d/h AgustaWestland) AW159 Wildcat dengan nilai 100 juta euro. (more…)

Lupa Tutup Palka, India Hampir ‘Kehilangan’ INS Arihant, Kapal Selam Nuklir Seharga US$3 Miliar

Dengan karakteristik yang serba khusus, awak kapal selam ibarat bekerja lebih dekat dengan maut. Risiko kehilangan tenaga penggerak, kebakaran, kebocoran, sampai masalah pada persenjataan, semuanya berpotensi memicu insiden fatal di bawah permukaan air. Maka tak heran, bila kualifikasi awak kapal selam dituntut serba lebih tinggi dibanding pelaut di kapal permukaan. Namun tak semua insiden tentang kapal selam bersumber dari masalah-masalah di atas. (more…)

HMAS Jerves Bay “Dili Express,” Kapal Katamaran Legendaris Andalan INTERFET

Di awal September 1999, yaitu pasca berlangsungnya jejak pendapat di Timor Leste (d/h Timor Timur) terjadi kesibukan luar biasa di Dermaga Pelabuhan Dili. Kala itu terjadi mobilisasi kekuatan besar-besaran dari militer Australia yang menjadi pentolan INTERFET (International Force for East Timor).  Selain mengandalkan jalur udara, deployment material tempur, pasukan dan logistik juga dipercayakan lewat jalur laut.  Dan diantara elemen armada AL Australia (RAN) yang terlibat aktif dalam misi di Timor, ada sosok kapal yang sangat futuristik pada zamannya. (more…)

Aselsan CIWS: Kanon Reaksi Cepat Laras Ganda untuk Hanud di Kapal Perang

Beberapa waktu lalu jagad alutsista nasional diramaikan dengan kabar instalasi kanon reaksi cepat – CIose In Weapon System (CIWS) Oerlikon Millennium Naval Gun 35 mm di frigat KRI RE Martadinata 331. Dan nun jauh di utara Indonesia, tepatnya di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Negara Ottoman resmi merilis kanon serupa dengan kemampuan serupa Millennium Gun, yaitu Aselsan CIWS, berupa kanon reaksi cepat laras ganda kaliber 35 mm yang digadang untuk penempatan di kapal perang. (more…)

IDEF 2019: FNSS Tampilkan Prototipe APC Amfibi ZAHA, Punya Karakter Mirip LVTP-7 Korps Marinir

Setelah model mockup-nya ditampilkan dalam pameran alutsista Indo Defence 2018, maka di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019 yang di helat di Istanbul, Turki 30 April – 3 Mei, sosok yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV) sudah dapat dilihat wujud aslinya. Dikenal sebagai proyek ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları)-MAV untuk Marinir AL Turki, desain dan tampak rupa ZAHA kental dengan LVTP-7 buatan Amerika Serikat, jenis ranpur APC legendaris yang sejak 2010 memperkuat Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). (more…)

PKT: Inilah Senapan Mesin Khas di Pansam BTR-50PK Korps Marinir

Di artikel terdahulu telah dikupas tentang sosok pansam (panser amfibi) BTR-50PK milik Korps Marinir, jenis ranpur angkut personel yang didatangkan pada tahun 1998 dari Ukraina. Selain merupakan varian ‘terbaru’ dari keluarga BTR-50 di Resimen Kavaleri (Menkav) Marinir, BTR-50PK punya ciri khas dari sisi senjata yang terpasang pada mounting-nya. Persisnya sejak kedatangannya di Indonesia, BTR-50PK hadir satu paket dengan senapan mesin sedang (SMS) PKT kaliber 7,62 x 54 mm buatan Rusia. (more…)

Prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir Latihan Menembak dari Atas Ranpur

Setelah sebelumnya menggelar latihan drill kering (tanpa munisi) pada senapan mesin sedang (SMS) dan senapan mesin berat (SMB) di lapangan apel Trian Mar Soepraptono, kini prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 2 melanjutkan tahapan latihan basah, yaitu latihan menembak sesungguhnya dengan peluru tajam, yang sebagian besar latihan menembak dilakukan di atas ranpur yang sedang melaju. (more…)