Category: Berita Matra Laut

Ketimbang ‘Mimpi’ Rudal Anti Kapal, CN-235 MPA Lebih Realistis Dipasangi Roket FFAR

Belum lama berselang, sebuah portal online nasional menyebut bahwa pesawat intai maritim CN-235 220 jika disinergikan dengan jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30, maka akan menjadi senjata penghancur kapal perang yang mematikan. Walau masih mengundang tanya besar, peryataan tersebut ada nilai kebenarannya, terutama bila dikaitkan home base Skadron Udara 11 dan Skadron Udara 5 berasal dari lanud yang sama, yakni Lanud Hasanuddin di Makassar. (more…)

Angkatan Laut Australia dan Singapura Kini Operasikan Schiebel S-100

Bila Anda ingat, pertengahan 2017 lalu, drone Schiebel Camcopter S-100 buatan Austria telah melakukan unjuk kebolehan dihadapan Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) di kawasan Barelang, Batam. Dalam beberapa pemberitaan kala itu menyebut Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia tertarik dan ingin menjajaki pengadaan helikopter drone intai tersebut. (more…)

Surcouf (La Fayette Class): Frigat Stealth dengan Komandan Seorang Wanita di MNEK 2018

Dari sekitar 60 kapal perang yang berlaga dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 (4-9 Mei) di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat, ada satu kapal perang yang tergolong paling canggih di kelasnya, yakni frigat dengan kemampuan stealth. Dan yang dimaksud tak lain adalah frigat Surcouf (F711) milik AL Perancis. Surcouf hadir ke Indonesia dalam misi mengawal LHD BPC Dixmude (Mistral Class), jenis kapal induk helikopter yang punya peran sebagai landing platform dock. (more…)

MNEK 2018 Resmi Dibuka, Net1 Pasok Jaringan Mobile Broadband

LPD KRI Banjarmasin 592.

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 hari ini (4/5/2018) resmi dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. Sebanyak 37 negara dipastikan mengikuti MNEK 2018 yang dipusatkan di Pelabuhan Lembar NTB dan mengambil tema ‘Cooperation to Respond to Disaster and Humanitarian Issues’ (Kerja Sama untuk Menanggapi Bencana dan Permasalahan Kemanusiaan) sesuai dengan kondisi letak geologis Indonesia yang sangat rawan bencana karena terletak pada cincin api (ring of fire) yang berpotensi terjadi bencana gempa bumi, gunung meletus, tsunami, dan tanah longsor. (more…)

Hamilton Class Cutter: ‘Reuni’ Dua Frigat dari Dua Negara Asal Satu Kelas di MNEK 2018

Diantara beragam tipe kapal perang yang terlibat dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, ada dua frigat yang terbilang unik, yakni BRP Gregorio del Pilar dari AL Filipina dan BNS Somudra Avijan dari AL Bangladesh. Disebut unik lantaran kedua frigat tersebut berasal dari jenis yang sama, yakni Hamilton Class Cutter. Frigat non peluru kendali yang karirnya kondang digunakan Penjaga Pantai Amerika Serikat (US Coast Guard). (more…)

JS Osumi: ‘Pesaing’ Mistral Class dalam Multilateral Naval Exercise Komodo 2018

Dalam ajang Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, setidaknya ada dua kapal perang yang menjadi maskot perhelatan besar tersebut. Disebut maskot lantaran tonase dan dimensi kapal ini yang terbilang besar dibanding peserta lainnya, yang dimaksud adalah kapal induk helikopter (Landing Platform Helicopter). Seperti diulas pada artikel sebelumnya, dari Perancis sudah hadir BPC Dixmude L9015 (Mistral Class), dan satunya lagi adalah JS Osumi (LST-4001). Yang disebut terakhir agak terasa asing, dan meski ada label LST, namun kapal angkut amfibi ini tak sekedar punya kemampuan ‘Landing Ship Tank’ semata. (more…)

RNS Perekop 310: Meriahkan Naval Exercise Komodo 2018, Inilah Kapal Latih Kadet AL Rusia

Dengan kian dekatnya waktu pelaksanaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, sejumlah kapal perang dari negara sahabat mulai berdatangan ke Indonesia. Setelah kapal perang Perancis dan Inggris, pada hari Minggu (29/4/2018), kapal perang dari Rusia telah merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapal dari Rusia yang dimaksud adalah RNS Perekop dengan nomer lambung 310. Kapal yang diluncurkan pada 1978 ini punya status yang unik dalam MNEK 2018, dimana inilah kapal perang/latih yang dilibatkan pada ajang latihan angkatan laut multilateral yang akan berlangsung 4 – 9 Mei di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat. (more…)

KRI Barakuda 633: Dari Eksistensi Kapal Kepresidenan Hingga Kapal Cepat Andalan TNI AL

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, tak berapa lama lagi akan digelar di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada periode 4 – 9 Mei 2018, sekitar 5.000 tentara dan 60 kapal perang dari 35 negara akan berpartisipasi dalam latihan kerjasama penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Hajatan besar yang digelar ketiga kalinya ini akan diawali dengan kegiatan inspeksi armada kapal perang peserta oleh pimpinan TNI AL dan VIP lainnya. (more…)

Infanteri Korps Marinir Diperkuat Perangkat Komunikasi Harris Falcon III

Beragam perangkat elektronik canggih belakangan ini terus memperkuat arsenal Korps Marinir TNI AL, setelah kedatangan peranngkat Digital Direction Finding (DDF) 550 dan Ground Surveyland Radar System (GSRS) besutan Kelvin Hughes, Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika (Diskomlek) Korps Marinir mendapat perkuatan berupa peralatan radio taktis jenis Harris Falcon III US Socpac. (more…)

Damen Enforcer 10000: Tawaran Belanda Untuk Landing Platform Dock Malaysia

Setelah Singapura, Indonesia dan Filipina, kini Malaysia juga menginginkan angkatan lautnya diperkuat dengan kehadiran kapal jenis Landing Platform Dock (LPD). Setidaknya tiga negara tengah dipertimbangkan dalam tender sebagai pemasok, yakni Indonesia, Belanda, dan Cina. Dari Indonesia ada Makassar Class produksi PT PAL, sementara dari Cina ada Type 071, dan dari Belanda ditawarkan Enforcer 10000. Dari ketiga jenis LPD yang disebut, Enforcer 10000 terbilang asing di telinga, meski galangan pengusungnya lekat di Indonesia, yaitu Damen Schelde, nama besar dibalik PKR (Perusak Kawal Rudal) Martadinata Class. (more…)