Beri Pesan Khusus ke Pyongyang, AU Korea Selatan Gelar “Elephant Walk” Besar-besaran, Dipimpin F-4E Phantom

Menutup minggu ini, Angkatan Udara Korea Selatan menggelar unjuk kekuatan dengan aksi “Elephant Walk”. Bukan elephant walk pada satu jenis pesawat, melainkan elephant walk yang dilakukan di Pangkalan Udara Suwon pada 8 Maret 2024, menampilkan beragam jenis jet tempur garis depan Korea Selatan, yang secara tak langsung memberi pesan tersendiri bagi rivalnya di utara.

Baca juga: Pertama Kali, F-16 Viper dan MQ-9 Reaper Lakukan Formasi “Elephant Walk”

Angkatan Udara Korea Selatan menggelar elephant walk di pangkalan udara Suwon, sebelah selatan Seoul pada hari Jumat, yakni sehari setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengawasi latihan penembakan artileri yang melibatkan unit reaksi yang mampu melakukan serangan langsung terhadap Seoul.

Unjuk kekuatan dalam elephant walk pada hari Jumat kemarin melibatkan 33 unit jet tempur, termasuk jet tempur stealth F-35A Lightning II, KF-16 Fighting Falcon, F-15K Slam Eagle dan F-4E Phantom.

“Seperti yang ditunjukkan dalam elephant wak hari ini, (kita) harus menjadi Angkatan Udara yang menanamkan kepercayaan pada masyarakat dan rasa takut pada musuh, dengan kemampuan dan sikap yang mampu merespons setiap provokasi,” kata Kepala Staf Angkatan Udara Korea Selatan, Jenderal. Lee Young-su seperti dikutip Yonhap News Agency.

Selama aksi elephant walk, jet tempur yang terlihat bersenjata lengkap dan meluncur dalam formasi di sepanjang lapangan terbang untuk mempraktikkan prosedur standar sebelum lepas landas dan memeriksa kesiapan tempur mereka.

Pada hari Kamis, pentolan Korea Utara Kim Jong Un menyerukan persiapan mobilisasi tempur reguler untuk memastikan semua sub-unit artileri dapat mengambil inisiatif dengan serangan tanpa ampun dan cepat pada saat mereka terlibat dalam perang yang sebenarnya.

Korea Utara memiliki salah satu kekuatan artileri terbesar di dunia, banyak di antaranya ditempatkan dalam jangkauan ke wilayah Seoul, yang merupakan ‘rumah’ bagi sekitar setengah dari 51 juta penduduk Korea Selatan.

Sebagai penghormatan, formasi elephant walk dipimpin oleh delapan jet tempur F-4E Phantom, sebagai jet tempur tertua di garis depan, rencananya pesawat tempur legendaris itu akan dipensiunkan pada bulan Juni mendatang, setelah puluhan tahun dioperasikan Angkatan Udara Korea Selatan, persisnya sejak tahun 1969.

Pamerkan Rudal RBS-15, Gripen AU Thailand Lakukan “Elephant Walk”

Kembali ke elephant walk, merupakan istilah yang dipopolerkan Angkatan Udara AS (USAF) untuk menyebutkan iringan pesawat yang berbaris panjang secara rapat menuju landasan pacu sesaat sebelum lepas landas.

Aktivitas ini seringkali dilaksanakan sebelum minimum interval take-off (MITO). Istilah ini muncul pertama kali semasa Perang Dunia II ketika armada besar pembom Sekutu akan melakukan serangan besar-besaran terhadap instalasi milik Nazi Jerman. Kala itu melibatkan 1.000 pesawat yang diberangkatkan dari beberapa pangkalan milik Sekutu.(Gilang Perdana)