Belajar dari Perang Ukraina, Angkatan Darat AS Umumkan Pengembangan MBT M1E3 Abrams

Perang Ukraina rupanya telah mendorong pembaruan pada arsenal Main Battle Tank (MBT) Negeri Paman Sam. Pada hari Rabu kemarin, Angkatan Darat AS (US Army) mengonfirmasi bahwa berencana untuk mengembangkan versi baru dari keluarga MBT Abrams. Namun, rencana Angkatan Darat AS ‘tidak langsung’ mengarah ke MBT AbramsX yang prototipenya telah dirilis General Dynamics Land Systems (GDLS) pada bulan Oktober 2022.

Baca juga: General Dynamics Tampilkan Bentuk ‘Real’ MBT AbramsX, Pertegas Desain Next Generation Tank

Dikutip dari defence-blog.com (7/9/2023) yang merujuk pada siaran pers US Army, disebut bahwa proyek MBT Abrams next generation ini otomatis akan mengakhiri proyek M1A2 System Enhancement Package version 4, dan segala daya dan upaya akan dialihkan untuk mengembangkan ke versi baru yang disebut M1E3 Abrams.

Pihak Angkatan Darat AS mengatakan, M1E3 Abrams akan dihadirkan dengan fokus pada peningkatan kemampuan yang diperlukan untuk melawan dan unggul melawan ancaman masa depan, yakni di medan perang tahun 2040 dan seterusnya. “Kami menyadari bahwa medan perang di masa depan menimbulkan tantangan baru bagi MBT, dan saat ini kami mempelajari konflik yang tengah terjadi,” kata Brigadir Jenderal Geoffrey Norman, director of the Next-Generation Combat Vehicle Cross Functional Team. “Kita harus mengoptimalkan mobilitas dan kemampuan bertahan Abrams agar tank dapat terus mendekat dan menghancurkan musuh sebagai predator puncak di medan perang masa depan.”

“MBT Abrams tidak dapat lagi mengembangkan kemampuannya tanpa menambah bobot, dan kami perlu mengurangi jejak logistiknya,” kata Mayjen Glenn Dean, Program Executive Officer for Ground Combat Systems. “Perang di Ukraina telah menyoroti kebutuhan penting akan perlindungan terpadu yang dibangun dari dalam kendaraan, dan bukan pada proteksi tambahan.”

Pengujian, analisis, umpan balik dari prajurit, dan teknologi yang matang selama bertahun-tahun mencapai puncaknya pada keputusan strategis ini. Pendekatan baru ini menyeimbangkan biaya dengan kebutuhan Angkatan Darat AS dan berinvestasi pada basis industri pertahanan negara.

Pengembangan M1E3 Abrams akan mencakup fitur-fitur terbaik dari M1A2 SEPv4 dan akan mematuhi standar arsitektur sistem terbuka modular terbaru, memungkinkan peningkatan teknologi lebih cepat dan membutuhkan sumber daya lebih sedikit. Hal tersebut akan memungkinkan Angkatan Darat AS dan mitra komersialnya untuk merancang tank yang lebih ringan dan dapat bertahan hidup, yang akan lebih efektif di medan perang pada awal pendaratan, dan lebih mudah untuk ditingkatkan di masa depan.

Angkatan Darat AS akan terus mengakuisisi M1A2 SEPv3 dengan kecepatan yang lebih rendah hingga transisi produksi ke M1E3 Abrams, dan Angkatan Darat akan meneruskan teknologi baru ke dalam upaya modernisasi SEPv4 Abrams.

“Nomenklatur M1E3 Abrams adalah kembalinya penggunaan standar klasifikasi tipe dan sistem nomenklatur Angkatan Darat untuk armada kendaraan tempur kami,” kata Dean. “Penunjukan ‘E’ mewakili perubahan teknis pada platform yang ada dengan lebih signifikan daripada modifikasi kecil dan berfungsi untuk menunjuk prototipe dan konfigurasi pengembangan hingga kendaraan tersebut secara formal diklasifikasikan tipenya dan menerima sebutan ‘A’. Ini berbeda dari sebutan ‘XM’ yang digunakan untuk sistem prototipe baru.

Detail pasti dari M1E3 belum diumumkan, namun kemungkinan besar akan mencakup teknologi dan ide yang dikembangkan untuk SEPv4, dan akan mematuhi standar arsitektur sistem terbuka modular. Belum ada informasi mengenai berapa biaya yang dikeluarkan dari keputusan yang diumumkan minggu ini, atau siapa manufaktur yang akan menangani pengembangan M1E3 Abrams.

Baca juga:  MBT M1 Abrams Adopsi Teknologi Kecerdasan Buatan, Kemampuan Menyerang Naik 3x Lipat

Kemampuan operasional awal M1E3 Abrams diperkirakan terjadi pada awal tahun 2030-an. Ketika ancaman jarak jauh meningkat baik dalam tingkat letalitas maupun kemampuan bertahan hidup, maka M1E3 Abrams akan mampu mengalahkan ancaman tersebut. Visi Angkatan Darat AS adalah menghadirkan Abrams tetap menjadi MBT paling mematikan dan terlindungi di dunia. (Bayu Pamungkas)

2 Comments