Author: indomiliter

Thales STIR EO Mk2 – Radar Pengendali Tembakan dengan Dual Sensor di Frigat Martadinata Class

Berbentuk laksana tameng milik Kapten America dan ditempatkan berada di atas anjungan, inilah perangkat elektronik yang punya fungsi khusus di frigat Martadinata Class. Perangkat yang diberi label STIR (Signaal Tracking and Illumination Radar) EO Mk2 ini, nantinya juga akan dipasang pada salah satu korvet Bung Tomo Class, yaitu KRI Usman Harun 359 dalam program mid life modernisation. (more…)

Thales dan PT Len Raih Kontrak Upgrade KRI Usman Harun 359, Kemampuan Bakal Setara Frigat Martadinata Class

Kilas balik ke artikel di Februari 2019, saat itu disebutkan TNI AL akan melakukan program peningkatan kemampuan dalam mid life modernisation (MLM) pada beberapa kapal perang utama secara bertahap, menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Modernisasi rupanya juga menyentuh pada armada korvet Bung Tomo Class, yang usianya sejak diluncurkan dari galangan Scotstoun – BAE System Marine telah mencapai 19 tahun. (more…)

Rusia Bantah Klaim Turki yang Telah Hancurkan Delapan Unit Hanud Pantsir S-1

Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin kini tengah pusing, lantaran serba salah menempatkan posisinya dalam konflik antara Turki dan Suriah. Di satu sisi Turki adalah pasar potensial penjualan alutsista Rusia, terbukti dengan akuisisi sistem rudal hanud S-400 beberapa waktu lalu. Namun disisi lain, Rusia selama ini merupakan sekutu dekat Suriah. Bahkan selama ini Rusia menempatkan peralatan tempur dan pasukannya di Suriah. Dan babak yang telah diduga banyak orang akhirnya kejadian juga beberapa waktu lalu. (more…)

Tampil Lebih Garang, Helikopter AKS AW159 Wildcat Kini Dibekali ‘Sayap’ Bersenjata

Jagad pemerhati alutsista tentu telah mendengar tentang kemampuan helikopter anti kapal selam (AKS) Leonardo AW159 Wildcat, khususnya saat helikopter ini resmi diakuisisi oleh AL Filipina beberapa waktu lalu. Dan belum lama ini, Leonardo memperkenalkan kemampuan baru dari Sang Kucing Liar ini, dimana AW159 Wildcat dapat dipasangi sepasang sayap. Seperti sudah diduga, penambahan sayap bukan untuk urusan aerodinamis, melainkan agar Wildcat dapat lebih banyak menggotong persenjataan dalam sekali terbang. (more…)