Author: indomiliter

Aselsan CIWS: Kanon Reaksi Cepat Laras Ganda untuk Hanud di Kapal Perang

Beberapa waktu lalu jagad alutsista nasional diramaikan dengan kabar instalasi kanon reaksi cepat – CIose In Weapon System (CIWS) Oerlikon Millennium Naval Gun 35 mm di frigat KRI RE Martadinata 331. Dan nun jauh di utara Indonesia, tepatnya di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Negara Ottoman resmi merilis kanon serupa dengan kemampuan serupa Millennium Gun, yaitu Aselsan CIWS, berupa kanon reaksi cepat laras ganda kaliber 35 mm yang digadang untuk penempatan di kapal perang. (more…)

Dari Platform Bombardier Global 6000, Turki Kembangkan Stand-off Jammer

Bombardier Global 6000 sudah kondang sebagai pesawat jet eksekutif jarak jauh, namun di segmen militer, debut Global 6000 tak bisa dilepaskan dari GlobalEye, yaitu platform radar terbang AEW&C (Airborne Early Warning & Control) yang dirilis oleh Saab. Dimana GlobalEye mengadopsi Global 6000 sebagai wahananya. Dan terkait Global 6000, Turki diwartakan tengah mengembangkan Global 6000 sebagai stand-off jammer. (more…)

IDEF 2019: FNSS Tampilkan Prototipe APC Amfibi ZAHA, Punya Karakter Mirip LVTP-7 Korps Marinir

Setelah model mockup-nya ditampilkan dalam pameran alutsista Indo Defence 2018, maka di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019 yang di helat di Istanbul, Turki 30 April – 3 Mei, sosok yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV) sudah dapat dilihat wujud aslinya. Dikenal sebagai proyek ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları)-MAV untuk Marinir AL Turki, desain dan tampak rupa ZAHA kental dengan LVTP-7 buatan Amerika Serikat, jenis ranpur APC legendaris yang sejak 2010 memperkuat Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). (more…)

Otokar Akrep II: Ranpur Lapis Baja dengan Tenaga Listrik

Menghadirkan wahana ramah lingkungan rupanya bukan hanya menjadi pakem di lingkup dunia sipil. Meski pelan namum pasti, rintisan alutsista yang ramah lingkungan mulai dikembangkan. Seperti di pameran militer yang tengah berlangsung di Istanbul, Turki – International Defence Industry Fair (IDEF) 2019, Otokar, manufaktur otomotif asal Turki meluncurkan apa yang disebut sebagai Akrep II (Scorpion). (more…)

PKT: Inilah Senapan Mesin Khas di Pansam BTR-50PK Korps Marinir

Di artikel terdahulu telah dikupas tentang sosok pansam (panser amfibi) BTR-50PK milik Korps Marinir, jenis ranpur angkut personel yang didatangkan pada tahun 1998 dari Ukraina. Selain merupakan varian ‘terbaru’ dari keluarga BTR-50 di Resimen Kavaleri (Menkav) Marinir, BTR-50PK punya ciri khas dari sisi senjata yang terpasang pada mounting-nya. Persisnya sejak kedatangannya di Indonesia, BTR-50PK hadir satu paket dengan senapan mesin sedang (SMS) PKT kaliber 7,62 x 54 mm buatan Rusia. (more…)

Prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir Latihan Menembak dari Atas Ranpur

Setelah sebelumnya menggelar latihan drill kering (tanpa munisi) pada senapan mesin sedang (SMS) dan senapan mesin berat (SMB) di lapangan apel Trian Mar Soepraptono, kini prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 2 melanjutkan tahapan latihan basah, yaitu latihan menembak sesungguhnya dengan peluru tajam, yang sebagian besar latihan menembak dilakukan di atas ranpur yang sedang melaju. (more…)

Mutakhirkan Data ALKI I Area Selat Karimata, KRI Spica 934 Jalankan Misi Hidro-Oseanografi Selama 60 Hari

KRI Spica 934, kapal riset dan survei bawah air canggih yang berhasil menemukan lokasi black box CVR (Cockpit Voice Recorder) dari puing pesawat Boeing 737 MAX 8 Lion Air JT-610 di Perairan Karawang, saat ini diwartakan tengah mempersiapkan misi baru untuk  melaksanakan survei  hidro-oseanografi di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I area Selat Karimata. (more…)

KRI Tjiptadi 381 Ditabrak Kapal Vietnam, Ini Kedua Kalinya Korvet Parchim Mendapat Provokasi di Laut Natuna

Insiden yang menimpa kapal perang TNI AL di Laut Natuna pada 17 Juni 2016 seolah kembali terulang, peristiwanya mirip yaitu melibatkan korvet Parchim Class. Pada insiden 27 April lalu yang menjadi lakon adalah KRI Tjiptadi 381 dengan kapal Vietnam Fisheries Resources Surveillance (Pengawas Perikanan Vietnam). Sementara pada tahun 2016 yang terlibat adalah KRI Imam Bonjol 383 dengan kapal China Coast Guard (CCG) Haijing 3303. Persamaan adalah kedua kapal perang TNI AL sedang melakukan upaya penegakan hukum dengan menarik kapal pencuri ikan asal negara yang bersangkutan. (more…)

Saab Indonesia Suguhkan Desain Gripen dalam 4 Livery Unik, Ini Filosofinya!

Gripen dengan kamuflase loreng abu-abu khas ‘Sukhoi ‘TNI AU

Lepas dari kepentingan promosi, menampilkan sosok jet tempur dengan livery yang unik tak pelak menjadi perhatian bagi banyak kalangan. Meski pada dasarnya setiap jet tempur dapat ditorehkan dengan livery yang atraktif, tapi nampaknya desain jet tempur dengan sayap delta adalah yang favorit. Bentang sayap yang relatif besar, memberi kebebasan tersendiri bagi ‘seniman’ untuk menorehkan desain ‘tanpa batas.’ (more…)