Author: indomiliter

9M117M1 Arkan: Rudal Anti Tank Andalan Tank BMP-3F Marinir TNI AL

bakcha-u

Meski pengadaannya berjalan lambat, adopsi rudal anti tank dalam beberapa tahun belakangan mulai menjadi perhatian untuk unit tempur di darat. Sebut saja infanteri TNI AD kini telah mengoperasikan rudal anti tank Saab NLAW dan FGM-148 Javelin. Sementara Marinir TNI AL sejak kedatangan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) BVP-2 mulai mengoperasikan rudal anti tank AT-5 Spandrel. Dan di era IFV terbaru BMP-3F, Kavaleri Marinir pun menggunakan 9M117M1 Arkan.

(more…)

TSH-4M: Helm Awak Tank Marinir TNI AL, Desain Tempur Legendaris Bercita Rasa Uni Soviet

marinir

BMP-3F Korps Marinir TNI AL memang bukan MBT (Main Battle Tank), kelasnya adalah IFV (Infantry Fighting Vehicle), meski begitu ranpur amfibi modern asal Rusia ini sangat diandalkan sebagai salah satu kekuatan kavaleri paling lethal di arsenal alutsista TNI. Debutnya tak hanya populer di negara-negara karib Rusia, BMP-3 yang battle proven juga digunakan oleh negara-negara yang tak terbiasa dengan produk Rusia, sebut saja Uni Emirat Arab dan Korea Selatan, bahkan Arab Saudi kabarnya juga dalam proses memesan ranpur ini. (more…)

2019! Satelit Militer Indonesia Resmi Mengorbit di Luar Angkasa

skynet-5_700

Betapa rawan Indonesia, negara dengan postur militer terbesar di kawasan Asia Tenggara, namun hingga kini belum juga mempunyai satelit khusus militer. Padahal negara tetannga, seperti Australia, Singapura dan Malaysia sudah mengorbitkan satelit militernya. Karena tiadanya satelit militer, TNI pernah menggunakan satu transponder Satelit Papala B4 milik PT Telkom. Satelit Palapa B4 dioperasikan pada tahun 1992 hingga berakhir pada tahun 2005. Terakhir ada BRIsat yang baru diluncurkan dan digunakan oleh Siskomsat (Sistem Komunikasi Satelit) TNI AL. (more…)

Mil Mi-26: Kandidat Helikopter Angkut ‘Raksasa’ Untuk Puspenerbad TNI AD

hqdefault

Kebutuhan helikopter angkut berat tentu tak bisa ditawar untuk menunjang operasional TNI. Setelah sebelumnya menggunakan Mil Mi-17 V5, Puspenerbad TNI AD sebagai elemen kavaleri udara nasional dikabarkan tengah dalam proses menerima helikopter angkut berat asal AS, Boeing CH-47 Chinook. Meski berita pengadaan CH-47 Chinook cukup santer, namun hingga ini toh belum juga dilangsungkan kontrak pembeliannya. Lepas dari itu, muncul kabar lain, bahwa TNI AD justru tertarik pada helikopter angkut raksasa Mil Mi-26 dari Rusia. (more…)

Hagglunds Bv206: Wahana Kopassus dalam Melintasi Medan Super Berat

rudy-gembul-595x340

Di Indonesia, sosok rantis (kendaraan taktis) imut beroda rantai ini identik dalam penanganan pasca bencana alam. Tatkala tim SAR dihadapkan pada medan berat, Hagglunds Bandvagn 206 (Bv206) langsung diterjunkan untuk melalukan evakuasi dan dukungan logistik di wilayah yang sulit dilalui kendaraan konvensional. Meski lebih kondang digunakan tim PMI (Palang Merah Indonesia), sejatinya rantis asal Swedia ini juga dimiliki oleh Grup 2 Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD dan Satuan Pelopor Polri. (more…)

Haijing 3303: Senjata Kelas Kapal Patroli, Performa Kelas Korvet

IMG-20160621-WA0011

Dalam beberapa hari ini identitas China Coast Guard (CCG) menjadi trending topic di Tanah Air. Pasalnya beberapa kali armada kapal CCG (Penjaga Pantai Cina) dilaporkan terus membayang-bayangi aksi penegakan hukum yang dilakukan kapal perang TNI AL atas illegal fishing yang dilakukan kapal nelayan Cina. Tak satu dua kali pula, kapal CCG berani menghalangi upaya penangkapan yang dilakukan aparat Indonesia. (more…)

Laut Cina Selatan Memanas (Lagi), Satuan Korvet Parchim TNI AL Dibayangi Kapal Penjaga Pantai Cina

td

Kapal nelayan asing asal Cina kian nekat merangsek masuk ke ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) Indonesia. Setelah insiden pada 19 Maret dan 27 Mei lalu, kabar terbaru dari wilayah Perairan Natuna kembali memanas, tepatnya pada 17 Juni lalu satuan kapal perang dari Koarmabar (Komando Armada Barat) kembali melakukan penindakan pada kapal nelayan Cina yang melakukan illegal fishing. Dan seperti dua peristiwa sebelumnya, kapal penjaga pantai Cina (China Coast Guard) ikut membayangi aksi tegas kapal perang TNI AL.
(more…)

2S31 Vena Self Propelled Mortar: Mulai Dilirik Untuk Perkuat Artileri Marinir TNI AL

800px-Self-propelled_120_mm_mortar_2S31_Vena

Kekuatan artileri swagerak sudah menjadi ciri Korps Marinir dalam gelar operasinya, sebut saja dari era 60-an ada BM-14/17, berlanjut ke RM70 Grad dan yang terbaru RM70 Vampir. Itu semua masuk ke segmen self propelled MLRS (Multi Launch Rocket System). Lantas bagaimana dengan self propelled gun atau howitzer, seperti yang saat ini terdapat di etalase Atileri Medan TNI AD? Meski belum ada tanda-tanda kea rah penggunaan self propelled howitzer, namun ada kabar terbaru bahwa Korps Baret Ungu ini akan mengadopsi self propelled mortar system. (more…)

Jajal Dogfight, J-11 (Sukhoi Su-27) Kalah Telak dari Gripen, Ini Dia Sebabnya!

27_72972_98b1ba139d63a26

Beritanya terasa subyektif, tapi harus diakui kabar tentang kalah telak J-11 (Sukhoi Su-27SK) AU Cina dari Saab Gripen C AU Thailand dalam sebuah latihan tempur jarak dekat (dogfight) telah menjadi perbincangan hangat di jagad alutsista nasional. Selain kedua pesawat yang sejatinya beda kelas, Gripen C yang awalnya dianggap underdog memang dalam proses ditawarkan ke Indonesia, sebagai pengganti F-5E/F Tiger II TNI AU. (more…)