Angkatan Darat India Terima Batch Perdana MBT Bhishma MK III (Varian Upgrade T-90)

Di luar Rusia, India adalah pengguna Main Battle Tank (MBT) T-90 terbesar, meski India mampu memproduksi MBT-nya sendiri (Arjun), namun populasi T-90 yang mencapai ribuan unit, menjadikan T-90 yang berjaya di perang Ukraina ini, masih menjadi tumpuan utama oleh Angkatan Darat India. Dan belum lama ini, ada kabar bahwa Angkatan Darat India telah menerima batch perdana T-90 Mark (MK) III yang telah mendapatkan upgrade.

Baca juga: Dikerahkan ke Ukraina, Varian Upgrade MBT T-90M dengan Advanced Explosive Reactive Armor

T-90 MK III dikenal secara lokal sebagai Bhishma MK III, T-90 yang ditingkatkan ini diproduksi oleh Pabrik Kendaraan Berat setempat. Menurut sumber India, modernisasi tersebut tidak hanya mengintegrasikan teknologi dan sistem baru ke dalam tank tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan potensi tempur armada yang ada saat ini. Sejauh ini, India berencana memodernisasi 300 unit tank MBT T-90. Sampai awal tahun 2024, populasi T-90S di India diperkirakan mencapai 1.200 unit.

Sumber-sumber India melaporkan bahwa prioritas dalam upgrade T-90 Bhishma MK III adalah integrasi sistem yang diproduksi di dalam negeri. Bhishma MK III merupakan varian lanjutan dari T-90, generasi ketiga MBT Rusia yang awalnya dikembangkan oleh Uralvagonzavod. Bhishma Mark III dirancang khusus untuk Angkatan Darat India dengan menggabungkan beberapa peningkatan dan modifikasi untuk memenuhi persyaratan operasional unik dan kondisi lingkungan yang dihadapi oleh pasukan India.

Bhishma MK III
Detaildari proyek upgrade T-90 India sebagian besar masih dirahasiakan, namun beberapa aspek penting yang menarik telah muncul. T-90 Mark III telah mengalami peningkatan daya tembak yang signifikan, sebagian besar berkat sistem pengendalian tembakannya yang ditingkatkan, termasuk komputer balistik digital yang menyederhanakan pengendalian bidikan dan senjata.

Correction Input Device (CID) yang secara otomatis mencatat dan mengoreksi keausan laras tank, bekerja secara lancar dengan komputer balistik terbaru. Bhishma Mark III dilengkapi penglihatan inframerah (infrared sight) untuk komandan dengan layar LCD dan muzzle reference system (MRS) untuk akurasi yang lebih baik.

Salah satu peningkatan yang paling mengesankan adalah dimasukkannya kemampuan komunikasi digital, yang meningkatkan komunikasi antar anggota kru dan unit di medan perang. MBT ini juga telah diberi lapisan anti-termal yang mengurangi visibilitasnya dalam spektrum inframerah, sehingga lebih sulit dideteksi.

Perbedaan Bhishma MK III dan T-90
Seperti dikutip Bulgarianmilitary.com, salah satu perbedaan utama antara Bhishma MK III dan T-90 asli adalah peningkatan perlindungan lapis baja. Bhishma MK III menggabungkan lapis baja komposit yang ditingkatkan dan Explosive Reactive Armor (ERA) yang canggih. Keduanya memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap amunisi anti-tank modern.

Beredar Spekulasi, Ada Label ‘Thales’ di Fire Control System MBT T-90M Rusia

Perbedaan penting lainnya adalah integrasi mesin yang ditingkatkan pada Bhishma MK III. Tank ini didukung oleh mesin yang lebih bertenaga dan andal yang memberikan mobilitas dan jangkauan tempur yang lebih baik. Peningkatan ini memastikan Bhishma Mark III dapat bermanuver lebih efektif di berbagai medan, mulai dari gurun hingga daerah pegunungan.

Bhishma MK III tetap mempertahankan meriam smoothbore 125 mm dari T-90 asli tetapi mencakup jenis amunisi yang lebih baik dan sistem pemuatan otomatis. Hal ini memungkinkan pengisian ulang lebih cepat dan laju tembakan lebih tinggi, membuat tank lebih mematikan dalam skenario pertempuran. Selain itu, Bhishma MK III dilengkapi dengan rudal anti-tank canggih untuk operasi tempur jarak jauh.

Rencana awal India adalah melibatkan Rusia secara aktif dalam upgrade armada tank T-90S di dalam negeri. Rencana ini sudah ada bahkan sebelum perang antara Rusia dan Ukraina dimulai pada tahun 2022. Pada akhir tahun 2021, sejumlah tank T-90 Bhishma dikirim ke Uralvagonzavod untuk melakukan salah satu bagian dari proses modernisasi.

Namun, perang tersebut membebani industri pertahanan Rusia untuk konsumsi dalam negeri. Tank-tank India tetap berada di latar belakang. Bahkan ada laporan bahwa Rusia menggunakan T-90 India di Ukraina, yang menjadi salah satu alasan pertemuan antara Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Modi. Modi meyakinkan bahwa hubungan dengan Rusia tetap terjaga dan “tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.” (Gilang Perdana)

Berkaca dari Perang di Ukraina, India Lakukan “Kawin Silang” MBT T-72 dan T-90