Latest

TNI AL Pesan “Kembaran” Kapal Tanker KRI Tarakan di Batam

Di tahun 2014 lalu TNI AL telah meresmikan penggunaan KRI Tarakan 905, jenis kapal tanker produksi Dalam Negeri dengan kemampuan RAS (Replenishment At Sea) system. Dengan kapasitas 5.500 ton bahan bakar mesin, kapal yang dibangun PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (DKB) ini disebut sebagai kapal BCM (Bantu Cair Minyak) terbesar milik TNI AL yang diproduksi galangan nasional. Sementara kapal tanker terbesar secara umum masih dipegang KRI Arun 903 buatan Inggris. Dengan bertambahnya kuantitas kapal perang, dan kian menuanya kapal tanker eks Uni Soviet, mengharuskan Satuan Tugas Kapal Bantu (Satban) TNI AL untuk mencanangkan modernisasi di lini kapal tanker. (more…)

WESCAM MX-20HD: Dongkrak Kemampuan Boeing 737 Patmar TNI AU ‘Setara’ Poseidon

Usianya tergolong sepuh untuk kelas alutsista strategis, pengadaannya boleh dikata seumuran F-5 E/F Tiger II yang kini sudah di grounded oleh TNI AU. Meski sudah hadir sejak awal tahun 80-an, pesawat Intai Maritim Boeing 737-200 (2X9) Camar Emas Skadron Udara 5 TNI AU faktanya masih terus dioperasikan, kesaktian pesawat yang terkenal dengan teknologi SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) justru mendapat peningkatan kemampuan yang signifikan, bahkan sensor terbaru yang dipasang membuatnya punya kehandalan setara pesawat intai maritim tercanggih, Boeing P-8 Poseidon. (more…)

Pengadaan AIM-9X Sidewinder Block II Untuk Indonesia Akhirnya Mendapat Titik Terang

Di pertengahan tahun 2015 Pemerintah Amerika Serikat telah menawarkan paket penjualan rudal udara ke udara jarak dekat AIM-9X Sidewinder ke Indonesia. Lewat program program FMS (Foreign Military Sale), AS menawarkan sejumlah rudal super canggih tersebut dengan nilai US$47 juta. Dan hampir dua tahun berselang, akhirnya ada titik terang seputar tawaran AIM-9X untuk Indonesia. Merujuk ke penyataan Departemen Pertahanan AS pada 31 Maret 2017, disebutkan Raytheon Co, Missile Systems telah mendapat kontrak untuk memproduksi 317 unit AIM-9X, yang di dalamnya termasuk unit untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

Pratt & Whitney F100-PW220/E: Rahasia Dapur Pacu Jet Tempur F-16 Block 52ID

Dalam proyek “Peace Bima Sena II”disebutkan TNI AU akan mendapatkan 24 unit F-16 C/D Block 52ID, 28 unit mesin Pratt & Whitney F100-PW220/F100-PW220E, empat unit F-16 Block 25, dan dua unit F-16 Block 15.  Dua yang disebut terakhir akan datang dalam wujud terurai untuk kebutuhan suku cadang. Masih dalam proyek yang sama, belum lama ini Depertemen Pertahanan Amerika Serikat (29/3/2017) lewat FMS (Foreign Military Sales) mengumumkan kontrak senilai US$8.156.606 untuk remanufaktur sejumlah unit mesin F100-P220/220E untuk pesanan TNI AU.

(more…)

Menelusuri Jejak C-295 “Special Mission” Untuk Indonesia

Airbus Defence and Space (ADS) bisa dibilang manufaktur pesawat dan satelit yang cukup ‘terbuka’ berbagi info terkait produk yang dijajakannya. Tengok saja website airbusdefenceandspace.com, begitu menjelaskan tentang spesifikasi pesawat angkut, jet tempur, drone, sampai satelit. Terkhusus ke pesawat angkut sedang C-295, semua varian pesawat angkut yang juga digunakan Skadron Udara 2 TNI AU ini dijelaskan secara panjang lebar, kecuali C-295 varian SIGINT. (more…)

Leonardo AW139M: Modern Medium Lift Utility Helicopter, Penantang Dominasi Black Hawk dan Caracal

Dalam polling Indomiliter.com yang sedang berjalan saat ini terdapat nama helikopter yang terbilang kurang populer, apalagi jika dikaitkan dengan kelas helikopter angkut sedang serbaguna (multirole) – Medium-Lift Utility Helicopter – yang tengah dilirik TNI. Tapi inilah Leonardo AW139M yang dari aspek teknis kami anggap layak disandingkan dengan H225M Caracal dan Sikorsy S-70i Black Hawk. AW139M sendiri pada dasarnya merupakan versi militer dari AW139, dan di Indonesia AW139 telah dikenal sebagai helikopter tercanggih dengan kemampuan endurance tertinggi yang dimiliki BASARNAS (Badan SAR Nasional).

(more…)

Pertengahan Tahun Ini, PT DI Mulai Serahkan Helikopter AS556 MBe Panther ke TNI AL

Sudah agak lama tak terdengar kabar tentang status helikopter AKS (Anti Kapal Selam) pesanan Puspenerbal (Pusat Penerbangan Angkatan Laut), seperti diketahui sejak pertengahan November 2016 pihak Airbus Helicopters telah menyerahkan tiga unit AS565 MBe Panther kepada PT Dirgantara Indonesia (PT DI) di Marignane, kota di bagian selatan Perancis. Dan akhirnya hari ini (29/3/2017) ada kabar lebih terang seputar kehadiran helikopter AKS canggih ini. (more…)