Latest

Fox RRV-x: (Lagi) Rantis Serbu dari Platform Toyota Hilux

Di Indo Defence 2016 lalu, BUMN Strategis PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan PT Jala Berikat Nusantara Perkasa (PT Jala) telah merilis rantis serbu ringan yang diberi label ILSV (Indonesia Light Strike Vehicle). Salah satu yang menarik dari pengembangan rantis tersebut, bahwa sasis dan mesin yang digunakan berasal dari Toyota Hilux. Dan, ternyata jauh di Tanah Britania, Jankel Armouring LTD malahan belum lama ini turut menghadirkan rantis serbu yang juga menggunakan basis Toyota Hilux. (more…)

L-CAT: Gantikan Peran LCU, Inilah Kapal Pendarat Katamaran “2 Ship in 1”

Salah satu keunggulan dari kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) adalah kemampuannya membawa dan mengoperasikan Landing Craft Utility (LCU) dalam dock basah. TNI AL khususnya pada Satuan Kapal Amfibi (Satfib) sejak tahun 2006 telah mengoperasikan LPD, dan saat itu pula mengenal LCU untuk mempermudah mobilitas alutsista dan perlengkapan logistik dari kapal menuju pantai, begitu pun sebaliknya. (more…)

Mengintip Kecanggihan Panser IFV Pindad 6×6 Kanon 20 mm

Panser tempur IFV (Infantry Fighting Vehicle) 6×6 yang satu ini sudah jadi prototipe-nya sejak tahun 2014 silam, meski belum mendapat order pembelian dari Kementerian Pertahanan, ranpur produksi BUMN PT Pindad dengan julukan “Panser Cannon 20 mm” ini cukup menarik perhatian di Indonesia Business & Development (IBD) Expo 2017 JCC Senayan. Dengan kubah kanon 20 mm, ranpur yang dibangun dari basis Anoa 2 ini dirancang sebagai penggebuk bagi Satuan Infanteri Mekanis. (more…)

Gripen Aggressor: Saatnya Gripen Jadi Penantang Dalam Duel Latihan Tempur

Meski tak terpilih sebagai pengganti F-5 E/F Tiger II TNI AU, Saab tak lantas patah arah untuk mengembangkan jet tempur Gripen. Selain tengah bekerjasama dengan Brasil dan Thailand untuk pengembangan Sea Gripen, belum lama ini di ajang Defence and Security Equipment International (DSEI) 2017, manufaktur alutsista asal Swedia ini memperkenalkan varian Gripen Aggressor. Jenis Gripen yang satu ini dirancang khusus, yakni untuk misi latihan air combat. (more…)

SQUIRE: Radar Manpack Untuk Gelar Operasi Taktis di Wilayah Perbatasan

Setelah ada rudal panggul yang kondang disebut MANPADS (Man Portable Air Defence System) dan tactical radio (radio taktis) yang biasa dibawa dengan ransel (manpack) oleh prajurit operator radio. Kini mobilitas teknologi panggul juga merambah pada penggelaran sistem radar, bukan terbatas pada arti mobile radar untuk pertahanan udara, radar panggul besutan Thales yang diberi label SQUIRE ini memang dapat digendong dan dioperasikan oleh dua personel saja. (more…)

Di HUT TNI Ke-72, Korps Marinir Kembali Tampilkan Atraksi “Stupid Crazy”

Masih ingat dengan atraksi “Stupid Crazy” yang ditampilkan awak ranpur LVTP-7 di HUT TNI Ke-70 tahun 2015 lalu, nah kabarya pada HUT TNI Ke-72 5 Oktober mendatang, armada LVTP-7 dari Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratib) 1 Korps Marinir akan kembali melakukan aksi super nekat tersebut. Serangkaian persiapan dan latihan selama ini terus digelar untuk menampilkan performa alutsista untuk perayaan puncak HUT TNI yang akan berlangsung di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten.

(more…)

Beginilah Tampilan Pandur II 8×8 FSV Setelah Dipasangi Kubah Cockerill CT-CV 105 mm

Sejak tiba di Indonesia pada 11 September lalu, empat unit panser Pandur II 8×8 dari Ceko, dibawa ke fasilitas PT Pindad di Bandung. Keempat ranpur besutan Excalibur Army ini menjalani proses instalasi kubah senjata dan pengecetan, maklum saat tiba Pandur II 8×8 masih berwarna hijau polos, dan karena akan diikutkan dalam defile HUT TNI Ke-72 di Cilegon, Pandur II 8×8 kini sudah di cat dengan loreng hijau ranpur TNI AD. Dan hari ini (18/9), dalam kunjungan singkatnya ke PT Pindad, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu turut melihat dari dekat calon alutsista untuk Kavaleri dan Infanteri Mekanis tersebut.

(more…)

USS Coronado (LCS-4): Kapal Perang Litoral Trimaran dengan Desain Stealth

Labelnya adalah kapal perang litoral, yang kerap ditafsirkan sebagai kapal kombatan “kelas dua.” Mamun bila melirik dari kemampuan sistem persenjataan, sensor, radar, dan kapabilitas tempur lainnya, kapal perang litoral yang dijululuki Independence Class ini kemampuannya jauh lebih lethal ketimbang Perusak Kawal Rudal RE Martadinata Class. Pun ukuran kapal perang litoral ini tak bisa dibilang imut, panjang dan dimensinya bahkan jauh lebih besar ketimbang LPD (Landing Platform Dock) TNI AL. (more…)