Latest

‘Tertunda’ Satu Tahun, Akhirnya Eks KRI Karimata 960 Karam Dihantam Rudal C-705 dan Torpedo SUT

Seharusnya eks KRI Karimata 960 sudah ‘dikaramkan’ dalam sesi uji tembak rudal anti kapal dan torpedo SUT (Surface and Underwater Target) pada 14 September 2016 di Laut Jawa. Dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi dalam puncak Latihan Armada Jaya XXXIV/2016, pun dalam kondisi cuaca cerah, uji coba penembakkan rudal anti kapal C-705 dari KRI Clurit 641 dan torpedo SUT 533 mm dari KRI Ajak 653 pada sasaran eks KRI Karimata 960 dinyatakan gagal mengenai sasaran. (more…)

SWG R-1 Marinir: Drone Pengintai Flying Wing Andalan Infanteri Marinir TNI AL

Pada Maret 2017 lalu, Dinas Material Korps Marinir telah melangsungkan uji fungsi drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) intai jenis Backpack SWG Throw System buatan PT Bhimasena. Karena disebut sebagai drone yang dapat dikemas dalam backpack (ransel), maka bisa dipastikan yang diusung adalah tipe mini drone modular flying wing dengan konsep hand launched alias diluncurkan dari tangan. Beberapa foto pun telah beredar di lini masa yang memperlihatkan prajurit Intai Amfibi (Taifib) tengah menerbangkan drone sembari berlari. (more…)

BTR-58: Varian Terbaru APC Amphibi Produksi Dalam Negeri

PT Wirajayadi Bahari, perusahaan swasta asal Surabaya terbilang gigih menelurkan inovasi di rancang bangun alutsista. Terkhusus pada pembuatan prototipe ranpur APC Amphibi yang telah dirintis sejak tahun 2011, yang puncaknya ditampilkan ke publik dalam ajang Indo Defence 2012 di Kemayoran. Meski masih berstatus prototipe, dalam beberapa kali defile Marinir, APC Amphibi kerap disertakan, bahkan sudah pernah diajak dalam latihan tempur. (more…)

UGM Pasopati: Prototipe Rudal Asal Kota Gudeg, Harapan (Baru) Kebangkitan Rudal Nasional

Dalam hal inovasi, kreativitas Anak Bangsa ini rasanya tak ketinggalan dari negeri tetangga. Terkhusus di rancang bangun rudal (peluru kendali), kemunculan “Petir V-101” yang dilansir PT Sari Bahari dua tahun silam, terbukti mampu menyedot perhatian dan harapan bagi banyak pihak. Betapa tidak Petir yang sejatinya drone ini sudah mengusung penggerak turbine engine thrust. Meski belum lepas dari kata prototipe, pengembangam Petir oleh Balitbang Kemhan terus berlangsung sampai saat ini. Dan belum lama berselang, tanpa basa basi kelompok mahasiswa dan dosen UGM telah berhasil meluncurkan rudal yang diberi label “Pasopati.” (more…)

AC-235 Gunship: Sang Penggebuk Berbasis Pesawat Angkut Sedang

Di Dubai AirShow 2017, Airbus Defence and Space (ADS) menampilkan pesawat C-295 versi Armed ISR (Intelligence Surveillance & Reconnaissance), karena ada embel-embel kata “armed” maka bisa dipastikan inilah gunship terbaru yang dirilis pihak ADS. Namun flashback ke tahun 2011, titisan dari senior C-295, yakni C/N-235 sudah mengangkasa sebagai gunship yang eksis di Timur Tengah, persisnya menyandang label AC-235. (more…)

Hawkei 4×4: “Ringan, Terlindungi dan Tangguh,” Inilah Rantis Baru Andalan Australia

Mungkin karena salah satu unit pasukan khusus di Indonesia menyukai produk alutsista lansiran Australia, mendorong Thales Australia, manufaktur persenjataan asal Negeri Kangguru untuk berharap bisa memasarkan produk andalannya di Indonesia. Thales Australia sebelumnya telah memasok ranpur lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) Bushmaster. Yang kemudian dengan menggadeng PT Pindad dirilis Bushmaster versi Indonesia yang dikenal dengan label “Sanca.” (more…)

Air Tractor AT-802U: Sang Penantang Super Tucano, “Battle Proven” di Langit Papua

Masih ingat saat Presiden Jokowi mencanangkan program BBM satu harga di Papua pada Oktober 2016. Merespon permintaan pemerintah pusat, PT Pertamina lewat Pelita Air lantas mendatangkan dua unit pesawat turboprop Air Tractor AT-802. Pesawat yang bisa bermanuver tinggi dan tingal landas dari bandara perintis ini digadang dapat membawa 4 ribu liter BBM ke daerah pedalaman Papua. (more…)

“Nurtanio” Jadi Nama Resmi Prototipe N-219 dari Presiden Jokowi

Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan, pada 10 November 2017 bertempat di Base Ops, Lanud Halim Perdanakusuma, prototipe pesawat pertama N219 karya anak bangsa hasil kerjasama PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan LAPAN diberikan nama oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Pemberian nama “Nurtanio” diambil dari nama Laksamana Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo yang telah merintis pembuatan pesawat terbang di Tanah Air sejak tahun 1946. (more…)