Latest

EA-18G Growler: Jurus Australia Menghadapi Potensi Perang Elektronika dari Utara

Meski sudah punya enam unit Boeing E-7A Wedgetail, stasiun radar terbang yang punya kemampuan peperangan elektronik (electronic warfare) tingkat tinggi dengan jamming, faktanya AU Australia/Royal Australian Air Force (RAAF) masih belum puas untuk memperkuat elemen electronic warfare-nya. Guna mengantisipasi ancaman dari ‘utara’ yang sewaktu-waktu dapat timbul, AU Australia kini telah didapuk sebagai pemilik kekuatan udara nomer satu di belahan Asia Pasifik, terkhusus untuk meladeni pernika (perang elektronika). (more…)

Hadapi Gangguan Drone, TNI Gunakan Tactical Drone Jammer Gun

Sosoknya boleh dibilang kecil bahkan terlihat imut, harganya pun ditaksir hanya belasan juta, tapi siapa sangka sebuah drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehicle) quadcopter mampu mengganggu aksi jet tempur Sukhoi Su-30MK2 TNI AU yang harganya mencapai puluhan juta dollar. Ini bukan skenario dalam latihan, tapi benar-benar terjadi pada 27 April 2017 di Kendari, Sulawesi Tenggara. (more…)

Satu Tahap Lagi, Proses Pengadaan Sukhoi Su-35 Masih Tersandera

Pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II boleh dikata sebagai program pengadaan alutsista yang paling penuh liku. Setelah serangkaian pembicaraan yang melelahkan dan akhirnya sudah ‘dipastikan’ yang bakal dibeli adalah Sukhoi Su-35 Super Flanker, toh hingga kini belum ada juga kontrak pembelian yang dinanti-nanti, penantian panjang publik kini masuk babak baru (lagi) dengan tersanderanya pengadaan karena faktor offset (imbal beli) dan ToT (Transfer of Technology) yang masih belum disepakati antar Rusia dan Indonesia. (more…)

AGM-88B/E HARM, Lawan Tanding Rudal Anti Radar Kh-31P TNI AU

Dalam babak awal serangan udara ke permukaan, penghancuran fasilitas radar dan sarana berbasis elektronik menjadi prioritas utama untuk segera ditaklukan. Penghancuran radar, terutama radar hanud (pertahanan udara) dengan kemampuan GCI (Ground Control Intercept) menjadi mutlak dilakukan, pasalnya radar inilah yang berperan aktif ‘membimbing’ jet tempur lawan, belum lagi peran radar GCI sebagai integrator IFF (Identification Friend or Foe) pada beragam sistem senjata hanud titik (rudal/kanon) dan hanud terminal (pesawat tempur). (more…)

Mengenal Sensor M-TADS/PNVS di Helikopter Serbu Apache TNI AD

Ada kabar baru dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, pada 28 April lalu telah dirilis kontrak dalam program FMS (Foreign Military Sales) untuk paket komponen helikopter serbu AH-64 Apache. Kali ini bukan tentang pengadaan rudal, melainkan perangkat intai dan penjejak sasaran yang akan terpasang secara terintegrasi di helikopter Apache. Perangkat yang dimaksud adalah Modernized Target Acquisition Designation Sight/ Pilot Night Vision Sensor System (M-TADS/PNVS) yang diproduksi oleh Lockheed Martin di Orlando, Florida. (more…)

HMAS Choules: Jadi LPD Terbesar di Belahan Asia Selatan

Tak semua alutsista mampu mengemban misi taktis dan strategis, berperan penting disaat perang dan punya kontribusi besar dalam operasi militer selain perang. Di matra laut, maskot untuk kategori diatas adalah LPD (Landing Platform Dock). Peran mulai dari kapal markas, kapal pendarat sampai rumah sakit, semua bisa di cover oleh LPD. Mengingat peran penting LPD, setelah mengoperasikan enam unit LPD, belum lama ini TNI AL kembali memesan LPD 124 meter kepada PT PAL berdasarkan kontrak 11 Januari 2017. Selain Indonesia, Singapura dan Filipina, ternyata Australia juga mengoperasikan LPD, meski hanya satu unit, LPD Royal Australian Navy menjadi yang terbesar di kawasan. (more…)

Versi Sipil Rantis Komodo KIT 250AT Dijual Untuk Umum

Foto: Kabaroto.com

Di ajang Indo Defence 2014, Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD dan PT Fin Komodo Teknologi memperkenalkan sosok rantis intai model buggy yang berpenggerak dua roda. Rantis super ringan dengan berat kosong 320 kg ini lumayan menyita perhatian kala itu, diberi label Komodo KIT 250AT, rantis intai ringan ini terlihat garang dengan dipasangi gun turret senapan mesin FN MAG 7,62 mm yang dapat diputar manual 360 derajat.Tak itu saja, KIT 250AT juga ditampilkan dalam versi ambulance lapangan. Yang lebih menarik lagi, Komodo KIT 250AT adalah rantis intai produksi dalam negeri. (more…)