Latest

Mengenal “Tawon 1.8” – Drone Mini Pengintip Kawah Puncak Gunung Agung

Foto: Kompas.com

“Tanpa drone kita tidak tahu apa yang terjadi. Citra satelit tidak dapat setiap saat memantau perkembangan kawah di Gunung Agung. Oleh karena itu, drone menjadi pilihan yang terbaik. Aman, efektif dan update,” ujar Kepala BNPB Willem Rampangilei dalam siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Untuk itu sejak beberapa hari lalu BNPB menginisasi penggunaan drone, yang terdiri dari drone jenis fixed wing dan rotary wing. (more…)

IWI Tavor: Senapan Serbu Bullpup Berdesain Futuristik, Juga Digunakan Brimob Polri

Dari desainnya jelas, senjata yang dimaksud disini masuk dalam kelas bullpup, dengan magasin berada di bagian popor. Namun yang tak lazim, tampilannya sedikit berbeda dengan senapan serbu bullpup yang telah dikenal dalam arsenal TNI/Polri. Bentuknya sekilas lebih futuristik dibanding AUG Steyr, SAR21 dan FAMAS, salah satunya kelengkapan picatinny rail yang memanjang di atas receiver. Inilah Tavor 5,56 x 45 mm, senapan serbu besutan Israel Weapon Industries (IWI), yang pada tahun 2014 didapuk sebagai Rifle of The Year untuk kategori Golden Bullseye Award dari American Riffleman Magazine. (more…)

Jernas: Ingatkan Kembali ‘Kenangan’ Sosok Rudal Rapier di Indonesia

Rapier 2000 (Jernas) di film Kingsman: The Secret Service.

Belum lama berselang salah salah satu TV swasta nasional kembali memutar film komedi action “Kingsman: The Secret Service.” Dan di salah satu scene akhir, tampil sosok rudal Rapier, jenis rudal hanud SHORAD (Short Range Air Defence) yang legendaris, termasuk punya arti penting dalam sejarah sistem kesenjataan Arhanud TNI AD. Bersama dengan Saab RBS-70, Rapier menjadi rudal hanud generasi pertama yang dimiliki sejak era rezim Orde Baru. (more…)

Isi Celah Antara Kaliber 7,62mm dan 12,7mm, Pindad Rilis Senapan Runduk SPR-4 Kaliber 8,6mm

Senapan penembak runduk atau senapan sniper berkaliber 12,7 mm terkenal punya daya hancur tinggi dan mampu menjangkau sasaran hingga jarak 2.000 meter. Namun penggunaan kaliber 12,7 mm juga membawa konsekuensi bagi sang sniper, yakni bobot senjata di kaliber tersebut lumayan berat, termasuk munisinya yang berat per butir bisa 2x lipat dari munisi standar. Sementara kaliber lain yang lebih familier di lingkungan penembak jitu adalah kaliber 7,62 mm. (more…)

Expeditionary Fighting Vehicle – Nasibnya Terganjal Harga, Inilah Sang Penerus LVTP-7

Lima belas unit ranpur amfibi LVTP-7 yang dioperasikan Resimen Kavaleri Korps Marinir dipandang tak ideal dari segi kuantitas. Padahal ranpur amfibi beroda rantai seberat 30 ton ini begitu diandalkan, sebut saja dalam perhelatan penting seperti Latihan Gabungan, LVTP-7 secara langsung mengemban peran sebagai kendaraan amfibi “Kepresidenan.” Malah LVTP-7 jadi satu-satunya ranpur di Republik ini yang sanggup melakoni lompat dari ketinggian dermaga 3 meter, atau aksi Stupid Crazy (Cavalary Jump) seperti yang diperlihatkan pada atraksi HUT TNI Ke-72, 5 Oktober lalu. (more…)

Meski Desain Serupa, Kinerja Mesin Helikopter Panther dan Dauphin Sedikit Beda

Dalam konfigurasi standar, rasanya cukup sulit untuk membedakkan antara helikopter AS565 MBe Panther dan AS365 N3+ Dauphin. Kedua tipe heli produksi Airbus Helicopters tersebut punya desainnya yang boleh dibilang serupa, termasuk model rotor sampai dimensinya. Alhasil bila helikopter Dauphin di cat dengan livery dan nomer khas TNI AL, maka kesan pertama orang langsung mengira itu adalah helikopter AKS (Anti Kapal Selam) Panther. (more…)