Latest

DRDO Netra AEW&C Tidak Terkait Teknologi Radar AESA dari Saab

Jelang berakhirnya periode MEF (Minimum Essential Force) II di tahun 2019, hingga kini Kementerian Pertahanan (Kemhan) belum juga diputuskan jenis pesawat AEW&C (Airborne Early Warning & Control) yang bakal diakuisisi, padahal waktu yang dibutuhkan untuk membangun platform pesawat baru AEW&C tidak bisa singkat. Dan belum lama berselang, muncul kabar bahwa Indonesia menyatakan minat pada salah satu pesawat AEW&C. Di luar prediksi, ternyata yang diminati Indonesia justru pesawat AEW&C DRDO Netra buatan India.

(more…)

HAL Tejas: Penempur Bersayap Delta, Bersiap Gantikan F-5 E/F Tiger II TNI AU

Bagi publik, menyimak tarik ulur pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II untuk TNI AU terasa melelahkan, tapi bagi pihak manufaktur hal tersebut tetap jadi tantangan, pasalnya negosiasi pengadaan alutsista strategis bernilai tinggi memang butuh waktu lama, tak jarang dibutuhkan waktu hingga belasan tahun hingga kesepakatan tercapai. Maklum yang jadi pertimbangan bukan soal harga produk semata, tapi juga menyangkut nilai ToT (Transfer of Technology) yang akan didapat negara pembeli. (more…)

“Datang Tak Dijemput Pulang Tak Diantar,” Helikopter AW101 Telah Tiba di Indonesia

Berbeda dengan kabar kedatangan alutsista pada umumnya yang penuh suka cita, maka hadirnya sosok helikopter AW101 di Lanud Halim Perdanakusuma pada Selasa (8/2/2017) diliputi awan kelabu. Alih-alih mendapat sambutan dari petinggi TNI dan anggota dewan, satu unit helikopter AW101 Leonardo Finmecanicca punya nasib bak pesakitan, kehadirannya seolah bak anak yang tak diharapkan, bahkan saat diperlihatkan ke media, sekeliling helikopter yang diparkir di hanggar Skadron Teknik 021 ini justru diberi police line. (more…)

M3 Amphibious Rig Dijadwalkan Ikut Defile HUT TNI Ke-72

Selain rencana kehadiran helikopter serbu AH-64E Apache dan panser Pandur II 8×8, pada defile HUT TNI Ke-72 5 Oktober mendatang dijadwalkan juga penampilan truk ponton raksasa M3 Amphibious Rig. Hadirnya ransus (kendaraan khusus) berkemampuan amfibi ini bakal menjadi perangkat militer dengan dimensi terbesar dalam defile. Ini mengingatkan kemunculan truk bridgelayer MAN KAT1 8×8 LEGUAN milik Zeni Korps Marinir TNI AL saat HUT TNI Ke-50 tahun 1995, kala itu truk asal Jerman dengan jembatan lipat yang digotongnya menjadi alutsista terbesar dalam kemeriahan defile HUT Emas TNI. (more…)

Pandur II 8×8 FSV: Tawarkan Fire Power Maksimal Untuk Kavaleri TNI AD

Wujudnya tetaplah panser, tapi yang satu ini bukan panser biasa, pasalnya panser ini punya daya gebuk setara medium tank. Dan bila tiada aral melintang, sosok ranpur yang dikenal sebagai Pandur II 8×8 FSV (Fire Support Vehicle) akan melengkapi kekuatan Satuan Kavaleri TNI AD. Dengan hadirnya Pandur II 8×8 FSV, otomatis TNI AD menjadi pemegang predikat pengguna ranpur 8×8 tercanggih dan terkuat di Asia Tenggara. (more…)

BTR-152 6×6: Didatangkan Untuk Operasi Trikora, Punya Nasib Seumur Jagung

Nasib ranpur (kendaraan tempur) ini tak semujur ‘saudaranya’ yang seumuran, yakni BTR-40. BTR-40 lewat program retrofit hingga kini masih dioperasikan oleh Kompi Kavaleri (Kikav) TNI AD dan Korps Brimob. Sementara BTR (Bronetransporter)-152 sudah redup usianya tak lama pasca peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru. Karena alasan kelangkaan suku cadang plus biaya operasional yang tinggi, BTR-152 yang legendaris ini kiprahnya berakhir sebagai sejarah diantara ratusan ranpur lawas TNI. (more…)

Juli 2017, Dua Varian Pandur II 8×8 Akan Tiba di Indonesia

Jagad alutsista nasional dipastikan bakal kembali ramai pada pertengahan tahun ini, pasalnya ranpur (kendaraan tempur) panser Pandur II 8×8 dari Republik Ceko akan tiba di Tanah Air pada bulan Juli 2017. Kedatangan unit Pandur II 8×8 dimaksudkan untuk menjalani sesi uji teknis dan uji fungsi guna memperoleh sertifikasi dari pihak TNI AD. Seperti sudah diinformasikan di artikel terdahulu, TNI AD telah memproyeksikan untuk mengakuisisi Pandur II 8×8 untuk melengkapi kebutuhan Satuan Kavaleri dan Satuan Infanteri Mekanis. (more…)