Latest

Indoor Skydiving Center: Maksimalkan Pelatihan Free Fall Pasukan Khusus

Sebagai pasukan elite, penguasaan pada kemampuan terjun payung tentu sudah menjadi sesuatu yang mutlak. Dan salah satu yang juga wajib dikuasi adalah kemampuan terjun payung dengan metode military free fall atau high altitude military parachuting. Disini penerjun diterjunkan dari pesawat dalam ketinggian yang cukup tinggi, maka olah gerakan yang juga melekat dikuasai adalah skydiving. Dan merujuk ke pakem yang ada, military free fall terbagi dalam dua teknik, yakni HALO (High Altitude Low Opening) and HAHO (High Altitude High Opening). (more…)

Tugasanda Turangga 4×4 Dilirik Paskhas TNI AU

Di Indo Defence 2016, harus diakui rantis lapis baja produksi dalam negeri ini lumayan membetot perhatian pengunjung. Inilah Turangga 4×4 produksi PT Karya Tugas Anda, perusahaan karoseri yang kondang dengan label “Tugasanda.” Dan berselang dua tahun kemudian, ada kabar bahwa rantis APC (Armoured Personnel Carrier) dari Pasuruan, Jawa Timur ini telah dilirik oleh Korps Paskhas TNI AU. Bahkan beberapa hari lalu, serangkaian uji coba lapangan telah dilaksanakan di kawasan Padang Pasir Bromo. (more…)

Meski Motorola SLAMMR Out of Service, Boeing 737 2X9 Intai Strategis TNI AU Masih Punya Taji

Meski sudah tergolong tua, Keberadaan radar intai Motorola SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) pada tiga unit Boeing 737 2X9 Skadron Udara 5, nyatanya masih membuat negara lain penasaran. Kabarnya pihak AU Australia (RAAF) getol mencari tahu seperti apa kemampuan SLAMMR yang sesungguhnya. Antara Indonesia dan Australia pernah menggelar Latma (Latihan Bersama) Albatros Ausindo pada 2012 di Lanud Darwin. Jika RAAF mengerahkan pesawat intai AP-3C Orion, maka dari TNI AU yang dikerahkan adalah pesawat intai strategis Boeing 737 2X9. (more…)

Seluruh AH-64E Apache Guardian Resmi Diserahkan ke TNI AD, Radar “Konde” dan Rudal “Api Neraka” Tidak Terlihat

Setelah lima unit AH-64E Apache Guardian tiba pada akhir Maret di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, maka genaplah pesanan delapam unit AH-64E Apache Guardian dari Boeing, Amerika Serikat. Dan menandai beroperasinya kedelapan unit helikopter serbu tersebut, pada Rabu (16/5/2018) di Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani, Semarang, dilakukan proses serah terima kedelapan helikopter Apache dari Kementerian Pertahanan kepada TNI, khususnya Skadron 11/Serbu Puspenerbad TNI AD. (more…)

Amankan Bandara Juanda, AMX-10P Marines Dilengkapi Senapan Mesin Berat 12,7mm

Pasca beberapa ledakan yang terjadi di Surabaya pada Hari Minggu (13/5/2018), seluruh elemen keamanan di Kota Pahlawan telah meningkatkan kewaspadaan hingga level tertinggi. Termasuk yang menjadi pusat perhatian adalah Obyek Vital (Obvit) seperti Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur. Selain berstatus sebagai bandara sipil yang dikelola PT Angkasa Pura I, Juanda juga punya status sebagai Lanudal (Pangkalan Udara Angkatan Laut), tak heran bila konsentrasi pengamanan di Bandara Juanda didominasi oleh unsur dari TNI AL. (more…)

Pengadaan Pesawat Intai Strategis, Jika Tak Jadi Prioritas, Sepuluh Tahun Lagi Bakal Ada Masalah Serius!

Boeing 737-200 Surveillance AI-7302

Kilas balik ke awal dekade 80-an, jagad pesawat intai maritim strategis di Indonesia pernah mengalami momen keemasan, betapa tidak, pada periode 1982-1983, TNI AU dengan bangga menjadi operator pesawat intai strategis yang tergolong paling canggih di Asia Tenggara. Ya, keberadaan tiga unit Boeing 737-2X9 dengan radar Motorola SLAMMR (Side Looking Airborne Modular Multi Mission Radar) adalah salah satu yang terbaik pada jamannya. Menjadikan kekuatan intai strategis Indonesia cukup disegani di kawasan. (more…)

Adakah Sensor MAD di Ekor CN-235 MPA TNI AU?

Awal bulan Mei ini, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali menyerahkan satu unit pesawat intai maritim CN-235 220 MPA kepada TNI AU, yang kemudian akan memperkuat Skadron Udara 5. Meski penyerahan CN-235 MPA oleh PT DI kepada TNI AU dan TNI AL sudah dilakukan beberapa kali, namun ada yang menarik dari penyerahan unit terakhir CN-235 MPA untuk TNI AU, pasalnya beberapa portal media nasional menyebut bahwa CN-235 MPA keluaran PT DI yang terbaru telah dilengkapi kemampuan ASW (Anti Submarine Warfare). (more…)

Ketimbang ‘Mimpi’ Rudal Anti Kapal, CN-235 MPA Lebih Realistis Dipasangi Roket FFAR

Belum lama berselang, sebuah portal online nasional menyebut bahwa pesawat intai maritim CN-235 220 jika disinergikan dengan jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30, maka akan menjadi senjata penghancur kapal perang yang mematikan. Walau masih mengundang tanya besar, peryataan tersebut ada nilai kebenarannya, terutama bila dikaitkan home base Skadron Udara 11 dan Skadron Udara 5 berasal dari lanud yang sama, yakni Lanud Hasanuddin di Makassar. (more…)