Latest

NC-212 200 MPA TNI AL: Memantau Perairan Dengan Teknologi FLIR

1

Pertama kali melihat penampilan pesawat ini pada ajang Indo Defence 2010, jujur saja, rasanya kurang meyakinkan untuk mengemban fungsi intai maritim. Maklum, platform pengusungnya adalah pesawat angkut ringan NC-212 200 Aviocar yang desainnya begitu mini, dan identik dengan penerbangan perintis komersial di Tanah Air. Berbeda dengan penampakan pesawat intai maritim CN-235 MPA atau Boeing 737-200 Surveillance milik Skadron 5 TNI AU yang terkesan sangar. Tapi bila dicermati lebih detail, pesawat angkut ringan ini sudah dibekali sistem penjejak yang cukup canggih di kelasnya. (more…)

Indomiliter Telah Mendarat di Google Play Store

indo-1

Kemudahan dalam mengakses suatu blog atau situs menjadi kebutuhan yang penting saat ini. Dan, guna mendekatkan ke para pembaca sekalian, perkenankan di penghujung akhir tahun ini, kami mempersembahkan Indomiliter dalam aplikasi launcher di Google Play Store. (more…)

Kilo Class: Sosok Kapal Selam dalam Kalender TNI AL

Kilo Class milik AL Iran
Kilo Class milik AL Iran

Setelah lebih dari dua dekade, kecanggihan alutisista Indonesia boleh dibilang lumayan tertinggal dari Singapura dan Malaysia. Baru pada program MEF (minimum essential force) 2014, militer Indonesia mulai merasakan angin segar dengan pencanangan pemerintah untuk mendatangkan alutsista yang ‘berkelas.’ Di matra udara, ada maskotnya yakni Sukhoi Su-27/30 Flanker, sementara di matra darat maskotnya MBT Leopard 2A4 buatan Jerman.
(more…)

B-26B Invader: The Last Indonesian Bomber

1

Militer Indonesia tempo dulu memang digdaya, seperti di lini alutsista udara dahulu mengenal segmen pesawat pembom. Dan, bila bicara pembom maka asosiasi kebanyakan orang di Republik ini langsung mengarah pada sosok Tu-16 Badge dan Il-28 Beagle. Tidak salah memang, karena pembom besutan Uni Soviet adalah yang tecanggih pada jamannya, dan jelas ada kebangaan tersendiri tatkala Indonesia mempunyai pembom jarak jauh sekelas Tu-16. (more…)

Mark 32: Peluncur Torpedo SUT Kapal Perang TNI AL

12_ffg38

“Peran Tempur… Peran Tempur.. Bahaya Kapal Selam…,” demikian pekik  speaker membahana di seluruh lorong KRI Karel Satsuit Tubun 356, tatkala pusat informasi tempur mengidentifikasikan ancaman dari kapal selam musuh. Dalam waktu singkat, personel telah bersiap di anjungan tempur masing-masing. Secara yang bakal dihadapi adalah kapal selam, maka yang jadi andalan untuk melibas kapal selam adalah torpedo, selain ada senjata bom laut dan roket anti kapal selam. Tapi kebetulan, sista anti kapal selam yang tersedia di frigat kelas Van Speijk ini hanyalah torpedo. (more…)

AC-47 Gunship TNI AU: Pesawat Angkut Berkemampuan Serbu

ac47

Bagi para pemerhati bidang kemiliteran, laga operasi Seroja di Timor Timur yang dimulai tahun 1975 masih membekas hingga saat ini. Pasalnya inilah operasi tempur gabungan TNI terbesar yang pernah diselenggarakan. Untuk unsur udara misalnya, beragam pesawat dan helikopter dilibatkan di wilayah yang kini telah menjelma sebagai negara Timor Leste. (more…)

MK82: Bom Paling “Lethal” Milik TNI AU

AY 2013

Bagi TNI AU, ada beragam pilihan senjata yang bisa digelar untuk menghadapi sasaran di permukaan. ‘Racikan’ senjata yang umum disajikan adalah kombinasi proyektil dari kanon, roket, bom, dan jika sasaran berkulifikasi ‘tinggi,’ bisa saja pesawat tempur TNI AU melepaskan rudal udara ke permukaan, seperti AGM-65 Maverick. Namun faktanya, selama operasi udara yang digelar TNI AU hingga saat ini, jenis senjata yang digunakan masih sebatas kanon, roket, dan bom. Boleh jadi, memang karena sasaran yang dihadapi masih cukup ditangani oleh jenis senjata tersebut. (more…)

Radio AN/PRC-77: Andalan Komunikasi Tempur TNI di Operasi Seroja

IMAG1390

Komunikasi antar unit dalam laga pertempuran menjadi sesuatu yang menentukan. Tanpa keberadaan tactical radio yang memadai di lapangan, bisa dipastikan koordinasi tempur antar pleton dan regu bakal menjadi sulit. Boleh jadi bukan kemenangan yang didapat, justru pasukan pemukul bakal menjadi bulan-bulanan tembakan lawan. (more…)