Category Archives: Tank

Ural 4320: Truk Reparasi dan Komunikasi Ranpur BMP-3F Marinir TNI AL

Ural-2

Dengan ikon ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F, etalase tempur di Batalyon Tank Amfibi 1/Marinir jelas punya letalitas maksimal. Satuan di Resimen Kavaleri (Menkav) Marinir ini juga masih diperkuat tank legendaris PT-76M, AMX-10 PAC90 dan panser BTR-80A. Namun diantara deretan ranpur lapis baja, terselip rantis berupa truk yang punya peran penting dalam menunjang mobilitas kavaleri. Didatangkan ke Indonesia dalam paket pengadaan BMP-3F, inilah truk Ural 4320, jenis kendaraan general purpose off-road 6×6 dari Rusia. Continue reading

AT-4: Senjata Anti Tank Disposable Penggasak Perkubuan Lawan

7

Namanya lumayan kondang dalam jagad senjata penghancur perkubuan dan anti tank, battle proven dalam Perang Teluk dan Perang Afghanistan, inilah AT-4 buatan Saab Bofors Dynamics, Swedia. Tercatat ada 15 negara yang mengoperasikan AT-4. Di Indonesia, sosok AT-4 sempat jadi bahan perbincangan di kalangan pemerhati militer, pasalnya situs Wikipedia menyebut senjata disposable ini telah digunakan TNI. Tapi benarkah Indonesia telah memiliki AT-4? Ataukah hanya isu?
Continue reading

War-V1: Ini Dia! Hybrid Tactical Vehicle dari Balikpapan

Bachtiar Dumais Laksana dan War-V1.

Bachtiar Dumais Laksana dan War-V1.

War-V1 namanya, ini adalah prototipe ranpur karya Anak Bangsa yang ide rancangannya merujuk ke ikon robot Megabots (Amerika) dan Kuratas (Jepang). War-V1 memang dirancang sebagai robot hybrid tactical vehicle, dapat digerakkan lewat remote atau dikendalikan langsung oleh seorang awak. Dengan mengusung keunggulan lapis baja dan roda rantai, TNI AD pun mulai melirik konsep ranpur futuristik ini. Continue reading

Lundin X18 Tank Boat: Kapal Serbu Catamaran dengan Meriam Tank Kaliber 105mm

hariansib_Pabrik-Kapal-Asal-Banyuwangi-Bikin---Tank-Laut---Pertama-di-Dunia

Meriam Cockerill umumnya menjadi kelengkapan senjata pada light tank dan medium tank. Tapi di X18 tank boat rancangan PT Lundin, meriam ini dicomot untuk diadaptasi pada jenis kapal serbu ringan berdesain catamaran. Dengan menggandeng beberapa manufaktur ternama di industri pertahanan global, X18 dipercaya bakal tercipta sebagai wahana serbu dan angkut personel amfibi yang efektif beroperasi di perairan Indonesia.

Continue reading

WiMax, Teknologi Jaringan Dibalik Battlefield Management System TNI AD

629476_6dafb5e13d324e4b8db2c6b71b9cef1b

Dalam konsep peperangan modern, Battlefield Management System (BMS) kini jadi suatu kebutuhan, terlebih bila yang dihadapi operasi tempur berskala besar. Menyambung tulisan di Indomiliter.com sebelumnya, “Cegah Friendly Fire, Kavaleri TNI AD Adopsi Battlefield Management System Produksi Dalam Negeri,” maka yang tak bisa dilupakan dari hadirnya BMS adalah jaringan komunikasi wireless dengan tolok ukur dalam standar militer pada ketersediaan jaringan komunikasi yang aman dan mandiri.
Continue reading

Cegah Friendly Fire, Kavaleri TNI AD Adopsi Battlefield Management System Produksi Dalam Negeri

P_20151206_220323

Friendly fire hingga kini masih jadi momok menakutkan dalam tiap pertempuran, terkena peluru dari tembakan kawan sendiri adalah bukti bahwa unsur komando dan pengendalian masih harus terus dibenahi. Seperti pada Perang Teluk I di tahun 1991, sekalipun dibekali perangkat perang super canggih, nyatanya MBT (Main Battle Tank) M1A1 Abrams AD AS masih jadi korban salah tembak. Begitu pun, prajurit infanteri TNI pernah pula merasakan pahitnya friendly fire dalam Operasi Seroja di Timor Timur.
Continue reading

Carl Gustaf M2: Sudah Eksis di Indonesia Sejak Era 60-an

Carl-Gustav-M2-1

Namanya cukup mendunia dalam jagad senjata anti tank, meski faktanya yang jadi sasaran sebagaian justru bukan tank. Senjata panggul ini bisa dikata punya kemasyhuran yang bisa disandingkan dengan granat berpeluncur roket RPG (Rocket Propelled Grenade)-7. Inilah Carl Gustaf, jenis recoiless rifle yang namanya telah mendunia sejak tahun 1948. Lewat perubahan di empat varian, hingga kini Carl Gustaf masih jadi andalan di banyak laga pertempuran, dan tak mau ketinggalan, Indonesia pun telah lama menggunakan Carl Gustaf.
Continue reading