Category Archives: Kapal Perang

Cargo Hose Crane KRI Teluk Bintuni 520: Sanggup Angkat Beban Hingga 15 Ton

2

Perangkat yang satu ini terbilang familiar di kapal penumpang dan angkut logistik sipil bertonase besar. Tapi toh tugas misi angkut penumpang dan logistik tak melulu di dominasi kepentingan sipil. Armada TNI AL, khususnya pada Satuan Kapal Bantu (Satban) juga banyak mengandalkan peran crane untuk memindahkan paket logistik, rantis hingga ranpur untuk ditempatkan di atas deck. Seperti pada KRI Bintuni 520, kapal yang di dapuk sebagai LST (Landing Ship Tank) terbesar ini turut menggunakan cargo hose crane yang dapat memindahkan muatan seberat 15 ton. Continue reading

Tripartite Class, Andalan TNI AL dalam Latma Buru Ranjau 6th WP MCMEX 2015

25aug15_nr3

Indonesia dan Singapura kali ini menjadi tuan rumah dalam latma (latihan bersama) tingkat multilateral WP MCMEX (Western Pacific Mine Counter Measure Exercise) 2015. Latihan perang dengan fokus penyapuan ranjau ini mengambil lokasi di Selat Singapura dan perairan Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Latma yang berlangsung mulai 25 hingga 31 Agustus 2015 ini, melibatkan 13 kapal perang, 5 under vehicle team, serta 800 personel yang berasal dari 16 negara. Continue reading

Savinna: Prototipe Drone Laut Karya Mahasiswa UGM

P_20150804_094428

Dunia drone alias wahana nirawak di Indonesia kian ramai dan kini mendapat pengakuan cukup tinggi, sebut saja TNI AU yang belum lama meresmikan Skadron Udara 51 yang berisikan drone Wulung (UAV/ Unmmaned Aerial Vehicle) di lanud Supadio, Pontianak. Meski debut UAV di Indonesia masih jauh dari harapan, nyatanya turunan teknologi yang serupa juga mulai di implementasi ke platform lain, yakni drone dalam wujud kapal yang melaju di perairan. Dalam istilah kondangnya disebut USV (Unmanned Surface Vessel). Continue reading

Jelang HUT RI Ke-70, Koarmabar Tambah Kesiapan dengan Tiga Unit KCR40

14009_20140922124131silep04

Meski sudah diluncurkan dan serah terimakan pada bulan September 2014, namun baru awal Agustus ini Komando Armada Barat (Koarmabar) TNI AL resmi mengoperasikan tiga unit KCR (Kapal Cepat Rudal)-40/KCR40, yakni KRI Surik 645, KRI 646, dan KRI Parang 647. Ketiganya merupakan elemen Satkat (Satuan Kapal Cepat) yang berisikan armada kapal bertonase ringan (250 ton), punya fleksibilitas tinggi, dan tentunya dibekali rudal anti kapal. Continue reading

KRI Spica 934, Nama Kapal OSV Kedua Untuk Dishidros TNI AL

1551209_20150313093821

Meski belum berlayar menuju Tanah Air, namun pesanan kedua kapal OSV untuk Dishidros TNI AL telah dirampungkan oleh galangan kapal OCEA di Perancis. Bila kapal OSV (Oceanographic Offshore Support Vessel) pertama diberinama KRI Rigel 933, kini kapal kedua dari dua unit yang dipesan, diberinama KRI Spica dengan nomer lambung 934 dan resmi meluncur 3 Agustus 2015 lalu di Les Sables d’Olonne.  Continue reading

KRI Teluk Banten 516: Landing Ship Tank dengan Kemampuan Sebagai Kapal Markas

dewantoro2(1)

Jika dilihat saat ini, debut kapal perang buatan Korea Selatan ini serasa ‘pudar,’ maklum untuk peran angkut tank sebagasi asasinya, di kelas LST (Landing Ship Tank) kini yang paling besar dipegang KRI Teluk Bintuni 520. Sementara untuk mobilitas angkut logistik dan peran ekstra sebagai kapal markas, TNI AL cenderung mempercayakan armada LPD (Landing Plarform Dock) yang punya fasilitas modern, daya angkut besar dan fasilitas helipad plus hangar yang bisa menampung helikopter kelas medium. Continue reading