Latest

Inilah Tatra T815-7, Tank Transporter BMP-3F Korps Marinir TNI AL

Sebelum ini, Indomiliter.com dan Baby “Lara Croft” Margaretha secara eksklusif telah membedah kecanggihan tank amfibi BMP-3F yang ada di Batalyon Tank 2 Korps Marinir TNI AL. Sebagai tank andalan dengan daya hancur tinggi, mobilitas BMP-3F saat menuju daerah operasi tak jarang memerlukan dukungan tank transporter, yakni berupa truk yang punya kemampuan khusus untuk membawa muatan tank, termasuk mengirim tank melintasi medan off road. Pastinya tidak semua truk bisa meladeni mobilitas tank transponder, dan salah satu yang diandalkan adalah Tatra T815-7 di Resimen Kavaleri 2 Marinir. (more…)

Tawarkan Network Centric Warfare, Gripen E Sukses Terbang Perdana

Mengambil lokasi di landas pacu fasilitas produksi Saab Aeronautics di kota Linköping, Swedia, Kamis 15 Juni lalu menjadi momen yang bersejarah dalam rangkaian kehadiran sosok pesawat tempur Gripen E. Sebelumnya pada 8 Mei 2016 Gripen E telah resmi diluncurkan (rollout) di hanggar fasilitas produksi di Linköping. Dengan tingkat ketelitian tinggi, dibutuhkan hampir setahun bagi Saab untuk melakukan berbagai testing dan penyempurnaan, hingga Gripen E dengan nomer 39-8 resmi melakukan penerbangan perdana pada 15 Juni 2017. (more…)

Eksklusif! Bedah Kecanggihan Tank Amfibi BMP-3F Korps Marinir TNI AL

Ranpur amfibi yang dimiliki Korps Marinir TNI AL ada beberapa jenis, tapi jika merujuk ke yang paling canggih dan modern, maka dipastikan pilihannya tertuju ke BMP-3F. Selain menjadi maskot alutsista Marinir, reputasi dan kinerja BMP-3F juga sangat diperhitungkandalam kesenjataan kavaleri lintas matra di TNI. Terlahir sebagai IFV (Infantry Fighting Vehicle) asal Rusia, debut BMP-3 lumayan laris di pasaran, bahkan Korea Selatan yang notabene adalah sekutu AS pun mempercayai BMP-3 sebagai arsenal ranpur amfibi andalannya. Banyak hal yang menjadikan BMP-3F menarik untuk dikupas, dan Indomiliter.com bersama host Baby “Lara Croft” Margaretha kali ini siap memaparkan seluk beluk BMP-3F untuk pembaca, termasuk sekuel video eksklusif yang bisa Anda lihat di akhir artikel ini.

(more…)

Pensiunkan M113, Singapura Siap Operasikan Next Generation AFV

M113 saat ini masih gencar digunakan untuk bertarung melawan militan pro ISIS di Filipina Selatan, sementara bagi Indonesia, M113 adalah sosok yang baru dikenal sejak dua tahun lalu, dan kini menjadi alutsista Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis TNI AD. Tapi lain hal dengan Singapura, negara makmur ini justu sudah berniat memensiunkan M113, yang dalam versi Singapura disebut ULTRA M113. Mungkin kedengaran ‘sombong,’ tapi menurut Singapura, M113 yang sudah digunakan sejak dekade 70-an sudah layak untuk purna tugas. Dan sebagai gantinya, Kementerian Pertahanan Singapura sejak tahun 2006 sudah menggodok rancangan ranpur keluaran baru, dan tentunya produksi nasional yang lebih kuat dan canggih. (more…)

GBU-12 LGBs: Bom Pintar NATO Berpemandu Laser, Sukses Diluncurkan dari Sukhoi Su-30MKM Malaysia

Nama senjata yang satu ini jelas bukan barang baru, pasalnya sosok bom pintar (smart bomb) yang diberi label Guided Bomb Unit (GBU)-12 Paveway II LGBs (Laser Guided Bombs) sudah malang melintang debutnya sejak era Perang Vietnam (1968). Diracik oleh Texas Instrument (sekarang – Raytheon), keluarga Paveway LGBs menjadi varian bom pintar yang paling laris dipasaran, terkhusus pada varian GBU-12 LGBs yang mencomot platform dumb bomb paling populer di lini kesenjataan NATO, yakni MK82. Begitu masif digunakan di banyak palagan pertempuran, menjadikan nama GBU-12 terasa ‘biasa-biasa’ saja, tapi jadi tak biasa seperti yang dilakukan AU Malaysia baru-baru ini. (more…)

HMAS Sirius: Kapal Tanker Militer Terbesar di Kawasan Pasifik

Masih lekat dalam ingatan tentang operasi pembebasan sandera MV Sinar Kudus di Teluk Aden tahun 2011, saat itu Satuan Tugas (Satgas) Duta Samudera I yang terdiri dari dua frigat Van Speijk Class, KRI Abdul Halim Perdanakusuma 355 dan KRI Yos Sudarso 353 diperintahkan menuju lokasi penyanderaan. Berangkat dari Tanjung Priok pada 23 Maret 2011, bila ditarik garis lurus jarak yang bakal ditempuh kedua frigat TNI AL mencapai 6.500 km dari Indonesia, sementara jarak jelajah frigat Van Speijk adalah 4.000 km. Dari perhitungan diatas kertas, maka kedua kapal perang era 60-an ini memerlukan bekal ulang dan pengisian bahan bakar lanjutan sebelum tiba di TKP. (more…)

Jepang Rilis Konsep Multipurpose Trimaran, Ingatkan Kita Pada Sosok KRI Klewang 625

Pasca terbakarnya KRI Klewang 625 pada Oktober 2012, debut kapal perang trimaran besutan PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) menjadi tak menentu. Sempat ada kabar di Agustus 2014, bahwa TNI AL akan memesan empat unit KCR (Kapal Cepat Rudal) Klewang Class. Namun seiring berjalannya waktu dan pergantian pucuk pimpinan TNI AL, kabar tentang Klewang Class seolah meredup dan terlupakan. Sementara nun jauh di utara, di tahun yang sama Jepang rupanya sedang merancang kapal patroli berdesain trimaran (tiga lunas), yang sekilas punya kemiripan dengan Klewang Class.

(more…)