Latest

PAR MK3: Senapan Serbu Multi Laras Multi Kaliber

Anda masih ingat senapan anti material NTW-20 yang digunakan pasukan elite Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir? Salah satu ke khasan senjata tersebut adalah mampu mengusung amunisi multi kaliber, dengan cara mengganti laras, maka proyektil yang diumbar senjata asal Afrika Selatan ini bisa berupa kaliber 20 mm NATO atau 14,5 mm (Rusia). Dengan semangat yang mirip-mirip, PAR MK3 senapan serbu lansiran Proarms Armory menawarkan multi calibre assault rifle. (more…)

Brahmos ALCM, Lambang Superioritas Industri Rudal Jelajah India

Seiring rencana modernisasi alutsista, frigat Van Speijk Class secara bertahap akan dipensiunkan TNI AL, hingga nantinya unit terakhir masih akan beroperasi sampai tahun 2022. Dengan batas pengabdian yang telah ditentukan, maka masa depan SS-N-26 Yakhont yang menjadi lambang letalitas rudal anti kapal TNI AL menjadi dipertanyakan, pasalnya hingga kini belum ada platform kapal perang TNI AL (lagi) yang pas dipasangi rudal jelajah berkecepatan supersonic ini. (more…)

Bukan UH-60M, Helikopter Black Hawk Untuk TNI AD Adalah S-70i

Di artikel kami terdahulu, disebut bahwa TNI AD akan mengakuisisi helikopter angkut sedang UH (Utility Helicopter)-60M Black Hawk untuk memperkuat Puspenerbad. Hadirnya Black Hawk dirasa perlu untuk mengimbangi kemampuan helikopter serbu AH-64E Apache yang gelombang pertamanya akan tiba di Indonesia tahun ini. Meski beda peran, antara Black Hawk dan Apache mengadopsi jenis mesin yang serupa, dengan begitu faktor kecepatan dan jarak tempuh dirasa ideal untuk mendukung suatu operasi tempur. Dan, kini ada kabar terbaru bahwa sejatinya yang akan diakuisisi TNI AD bukanlah UH-60M Black Hawk. (more…)

Gelombang Keempat F-16 C/D Block52ID Segera Tiba di Lanud Iswahjudi

Meski tengah dirundung duka dengan musibah overrun F-16 B Fighting Falcon TS-1603 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, namun TNI AU dalam waktu dekat dipastikan akan segera kedatangan armada Elang Penempur tambahan langsung dari Amerika Serikat. Tepatnya gelombang keempat dari proyek “Peace Bima Sena II” akan tiba di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur. Sebanyak lima unit F-16 C/D Block52ID kini tengah dalam proses ferry flight dari Lanud Hill di Utah, Amerika Serikat, transit di Hawaii dan Guam, dan kemudian tiba di teritori Indonesia.

(more…)

Beda Penyebutan H225 Caracal dan EC725 Super Cougar, Mana Yang Benar?

Ibarat pepatah “anjing menggonggong kafilah tetap berlalu,” rasanya pas dialamatkan ke PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Meski tengah dihujani kritik pedas terkait kinerja, BUMN Strategis ini justru terlihat tenang, bahkan pada Rabu (15/3/2017), PT DI di Bandung justru melangsungkan seremoni penyerahan produksi rear fuselage ke-50 untuk H225 kepada Airbus Helicopters. Masih di hari yang sama, di Lanud Atang Sanjaya, Bogor, TNI AU resmi menerima 2 unit helikopter SAR Tempur EC725 Super Cougar dan 1 unit NAS 332 C1e Super Puma, ketiganya di daulat sebagai anggota baru Skadron Udara 8. (more…)

LCVP 512-1 eks KRI Teluk Semangka: Jadi Koleksi Bersejarah di Museum Angkut

Meski telah dikaramkan sebagai sasaran tembak di sekitar Laut Jawa pada tahun 2013, warisan peninggalan eks LST (Landing Ship Tank) KRI Teluk Semangka 512 beberapa masih eksis sampai saat ini. Sebut saja kanon Bofors 40 mm dari LST produksi Tacoma Marine Industries Ltd (KTMI), Korea Selatan ini masih digunakan sebagai kanon (sementara) di tiga unit KCR (Kapal Cepat Rudal) 60 Sampari Class. Lain dari itu, peninggalan eks KRI Teluk Semangka 512 berupa LCVP (Landing Craft Vehicle and Personnel) nyatanya sejak tahun lalu telah menjadi koleksi di Museum Angkut di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. (more…)

Setelah Overrun, Mungkinkah F-16 TS-1603 Kembali Mengudara?

Setelah 27 tahun mengawal dirgantara Indonesia, hari Selasa (14/3/2016), jet tempur strategis (latih) F-16B Fighting Falcon dengan nomer TS-1603 mengakhiri masa pengabdiannya. Sayangnya akhir dari masa pengabdian jet tempur yang ikut mengusir black flight F/A-Hornet di atas Bawean tahun 2003 ini tidak mulus, pesawat mengalami kecelakaan overrun akibat brake malfunction di runway 36 Lanud Roesmin Nurjadi, Pekanbaru. Meski tidak ada korban jiwa dari kedua pilot (Mayor Pnb Andri dan Lettu Pnb Marko), pesawat yang berjasa mencetak puluhan fighters TNI AU mengalami kerusakan serius, dan berdampak langsung pada tingkat kesiapan tempur TNI AU, terlebih pada area yang berbatasan dengan Singapura.

(more…)