Latest

Intip Lebih Dekat Anoa 6×6 APC Bersama Lady Lara Croft

Siapa yang tak kenal dengan ranpur (kendaraan tempur) Anoa 6×6 produksi PT Pindad, karya Anak Bangsa ini sudah menorehkan prestasi yang gemilang, termasuk digunakan dalam misi Pasukan PBB di Lebanon – UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dan Sudan – UNAMID (United Nations Mission In Darfur). Debutnya pun tak asing di kalangan warga, lantaran panser ini kerap dipamerkan dalam defile dan ajang pemeran alutsista. Meski sebagian dari Anda mungkin sudah mahfum dengan Anoa 6×6, namun kali ini Indomiliter.com mengajak pembaca untuk lebih detail mengenal sosok panser ini, termasuk lewat sajian video eksklusif yang dapat Anda saksikan. (more…)

TNI AL Lirik Schiebel (Rajawali) S-100, Apa Saja Keunggulan Naval Drone Asal Austria Ini?

Foto: Jawapos

Jagad drone helikopter di Indonesia mulai ramai sejak setahun belakangan, persisnya setelah Badan SAR Nasional (BASARNAS) mengoperasikan drone copter SDO 50V2 buatan Swiss, ditambah kedatangan drone copter Saab Skeldar V-200 untuk misi intai maritim pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, kini ada kabar baru lagi, meski statusnya baru diperkenalkan, disebutkan Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar), Laksamana Muda TNI Aan Kurnia tertarik dan ingin menjajaki pengadaan drone Schiebel Camcopter S-100 buatan Austria. (more…)

Setelah 15 Tahun, AMX-10 PAC 90 Korps Marinir Sukses Uji Tembak Meriam 90mm

Setelah tidak melakukan uji tembak selama lebih kurang 15 tahun, nyatanya ranpur (kendaraan tempur) tank amfibi AMX-10 PAC 90 berhasil membuktikan keperkasaannya dalam Latihan Satuan Dasar (LSD) Triwulan II Tahun 2017 yang berlangsung di Pusat Latihan Korps Marinir Tempur Karak Tekok, Situbondo, Jawa Timur, mulai 15 – 23 Mei 2017. Bersama dengan tank amfibi PT-76M dan BMP-3F, ranpur dari Resimen Kavaleri-1 Korps Marinir sukses melaksanakan uji tembak berulang kali (sampai 70 peluru) dengan kinerja yang memuaskan. (more…)

Battery Command and Control Vehicle: Jantung Pengendali Tembakkan Kanon Giant Bow 23mm

Sebagai senjata regu, kanon PSU (Penangkis Serangan Udara) Giant Bow twin gun 23 mm tak hanya dapat dikendalikan secara manual. Dalam perannya sebagai hanud (pertahanan udara) titik untuk melindungi obyek vital, baterai (kompi) kanon produksi Norinco ini juga dapat dikendalikan secara otomatis dan terpadu dari rantis (kendaraan taktis) Battery Command and Control Vehicle (BCCV). Mulai dari identifikasi, pemilahan sasaran, kendali laras, sampai perintah penembakkan terpusat dari BCV. Bila BCV sudah beraksi, tinggal peran awak pucuk yang standby untuk reload amunisi pada kanon yang dalam Bahasa Indonesia disebut “Panah Raksasa.” (more…)

Pertanda Kapal Selam Baru TNI AL Bakal Dipasok Turki Kian Menguat

Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia, namun tanda-tanda Turki yang akan dipilih sebagai mitra pengadaan kapal selam baru untuk TNI AL kian menguat. Seperti dikutip Indomiliter.com dari siaran pers (17/5) Sekretariat Industri Pertahanan Turki (SSM), disebutkan bahwa Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş (STM) telah melakukan penandatangan perjanjian dengan manufaktur pertahanan asal Jerman ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) untuk proyek kapal selam baru TNI AL. (more…)

Dengan Type 218SG, Kekuatan Siluman Bawah Air Singapura Kian Sempurna

Singapura seolah tak rela melihat peningkatan kemampuan kapal selam Indonesia. Tak lama setelah Indonesia meneken kontrak pengadaan tiga unit kapal selam Changbogo Class di Desember 2011, maka Singapura di tahun 2013 langsung meneken kontrak pengadaan dua unit kapal selam mutakhir Type 218 yang masih berwujud konsep. Bahkan sebagai negara pengorder pertama, pihak manufaktur dari Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems memberi label ‘kehormatan’ kapal selam ini sebagai Type 218SG. Dan menjelang tibanya kapal selam baru TNI AL, KRI Nagapasa 403 (aka – Changbogo Class) dari Korea Selatan, Singapura pada 16 Mei 2017 telah menambah pesanan dua unit Type 218SG, hingga AL Singapura bakal memiliki total empat unit Type 218SG. (more…)

Lacak Keberadaan Musuh Lewat Transmisi, Korps Marinir Operasikan Digital Direction Finder 550

Selain Batalyon Perhubungan (YonHub) TNI AD, Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika (Diskomlek) Korps Marinir TNI AL rupanya juga memiliki perangkat anyar yang disebut radio Monobs Digital Direction Finder (DDF) 550 produksi Rohde&Schwarz . Perangkat mobile yang digelar untuk mendeteksi keberadaan posisi lawan (musuh) lewat pelacakan sumber pancaran gelombang elektromagnetik, termasuk kemampuan untuk mengendus posisi sasaran lewat jaringan seluler yang digunakan. (more…)